Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Jaga Barang Bawaan dan Bawa Tumbler di Kereta Api, Begini Imbauan Penting KAI untuk Penumpang

jaga-barang-bawaan-dan-bawa-tumbler-di-kereta-api,-begini-imbauan-penting-kai-untuk-penumpang
Jaga Barang Bawaan dan Bawa Tumbler di Kereta Api, Begini Imbauan Penting KAI untuk Penumpang

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan serta pentingnya gaya hidup berkelanjutan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya terus mengambil peran aktif dalam menciptakan layanan transportasi publik yang lebih hijau dan bertanggung jawab.

Melalui kampanye “Jangan Lupa Bawa Tumbler” dan imbauan peningkatan kewaspadaan terhadap barang bawaan, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya dalam menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta berorientasi pada keberlanjutan.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan SDM Kereta Api, Tes Kebugaran Serentak di Lima Klinik Mediska untuk Angkutan Nataru

Sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sejumlah stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh di wilayah Daop 8 Surabaya telah dilengkapi fasilitas Water Station.

Fasilitas ini tersedia di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Lamongan, dan Sidoarjo, dan akan diperluas ke seluruh stasiun keberangkatan secara bertahap.

Melalui Water Station, pelanggan dapat mengisi ulang air minum menggunakan tumbler pribadi sebelum naik kereta.

Selain memberikan efisiensi biaya, langkah ini membantu mengurangi sampah botol plastik yang selama ini menjadi tantangan lingkungan.

Baca Juga: Perkembangan Kasus Suap Proyek Kereta Api, KPK Dalami Peran Tiga Terpidana di Sukamiskin

Pentingnya Menjaga Barang Bawaan Selama Perjalanan

Selain mengajak pelanggan menerapkan kebiasaan ramah lingkungan, KAI juga menekankan pentingnya menjaga barang bawaan pribadi.

Sesuai ketentuan, kehilangan atau kerusakan barang menjadi tanggung jawab penumpang sehingga tidak dapat diajukan sebagai dasar ganti rugi kepada KAI.

Sebagai bentuk dukungan pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan layanan Lost and Found di setiap stasiun.

Barang temuan akan dicatat, disimpan, dan diamankan hingga diambil kembali oleh pemiliknya.

Proses pengambilan dapat dilakukan melalui Pos Pengamanan di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.

Baca Juga: Infrastruktur Diperkuat, KAI Daop 9 Jember Pastikan Kelancaran Perjalanan Kereta Api Nataru


Page 2

Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, layanan Lost and Found Daop 8 Surabaya mencatat 197 tumbler tertinggal di area stasiun maupun kereta.

Dari jumlah tersebut, 24 tumbler telah diambil kembali, sementara 173 unit masih tersimpan menunggu pemiliknya.

Data ini memperlihatkan pentingnya edukasi berkelanjutan terkait pemeriksaan barang bawaan sebelum meninggalkan area kereta atau stasiun.

Baca Juga: Viral Kasus Tumbler, KAI Tegaskan Barang Pribadi Tanggung Jawab Pengguna Kereta Api

KAI menerapkan mekanisme yang terstruktur dan transparan untuk memudahkan pelanggan mencari barang yang tertinggal, yaitu penumpang melapor kepada petugas stasiun.

Petugas akan memeriksa daftar barang temuan di layanan Lost and Found.

Jika barang sesuai ditemukan, penumpang dapat mengambilnya dengan menunjukkan identitas serta bukti kepemilikan.

Baca Juga: Transformasi Transportasi di Jawa Barat, Kolaborasi KAI dan Pemprov Jabar untuk Layanan Kereta Api Lebih Baik

Ajakan KAI untuk Perjalanan Aman dan Berkelanjutan

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengajak pelanggan untuk membawa tumbler pribadi dan memanfaatkan fasilitas Water Station yang tersedia.

Ia juga mengimbau pelanggan agar selalu memastikan kelengkapan barang bawaan selama perjalanan.

KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus mengajak masyarakat berpartisipasi menciptakan transportasi publik yang aman, nyaman, serta berorientasi pada kelestarian lingkungan.

Membawa tumbler, menjaga barang bawaan, dan mengikuti arahan petugas merupakan langkah sederhana yang memberikan dampak besar bagi kenyamanan bersama.


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan serta pentingnya gaya hidup berkelanjutan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya terus mengambil peran aktif dalam menciptakan layanan transportasi publik yang lebih hijau dan bertanggung jawab.

Melalui kampanye “Jangan Lupa Bawa Tumbler” dan imbauan peningkatan kewaspadaan terhadap barang bawaan, KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya dalam menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, serta berorientasi pada keberlanjutan.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan SDM Kereta Api, Tes Kebugaran Serentak di Lima Klinik Mediska untuk Angkutan Nataru

Sebagai bagian dari upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, sejumlah stasiun keberangkatan KA Jarak Jauh di wilayah Daop 8 Surabaya telah dilengkapi fasilitas Water Station.

Fasilitas ini tersedia di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, Malang, Lamongan, dan Sidoarjo, dan akan diperluas ke seluruh stasiun keberangkatan secara bertahap.

Melalui Water Station, pelanggan dapat mengisi ulang air minum menggunakan tumbler pribadi sebelum naik kereta.

Selain memberikan efisiensi biaya, langkah ini membantu mengurangi sampah botol plastik yang selama ini menjadi tantangan lingkungan.

Baca Juga: Perkembangan Kasus Suap Proyek Kereta Api, KPK Dalami Peran Tiga Terpidana di Sukamiskin

Pentingnya Menjaga Barang Bawaan Selama Perjalanan

Selain mengajak pelanggan menerapkan kebiasaan ramah lingkungan, KAI juga menekankan pentingnya menjaga barang bawaan pribadi.

Sesuai ketentuan, kehilangan atau kerusakan barang menjadi tanggung jawab penumpang sehingga tidak dapat diajukan sebagai dasar ganti rugi kepada KAI.

Sebagai bentuk dukungan pelayanan, KAI Daop 8 Surabaya menyediakan layanan Lost and Found di setiap stasiun.

Barang temuan akan dicatat, disimpan, dan diamankan hingga diambil kembali oleh pemiliknya.

Proses pengambilan dapat dilakukan melalui Pos Pengamanan di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang.

Baca Juga: Infrastruktur Diperkuat, KAI Daop 9 Jember Pastikan Kelancaran Perjalanan Kereta Api Nataru