Jalan Sehat Ayo Minum Susu

0
311

Puskesmas Genteng Kulon Sukseskan Anak TOKCer


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GENTENG-Puskesmas Genteng Kulon memanfaatkan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2012 untuk menggelar kegiatan program kesehatan. Minggu pagi (20/5), Puskesmas Genteng mengadakan acara bertema “Ayo Minum Susu Untuk Mewujudkan Program Anak TOKCer (Tumbuh Optimal BerKualitas dan Cerdas)” .

Menggandeng Muspika  dan UPTD Pendidikan Kecamatan Genteng, Puskesmas mengadakan kegiatan jalan sehat. Para peserta start dari lapangan Maron dan i  nish di Kantor Kecamatan Genteng. Sepanjang rute perjalanan juga dilakukan orasi “Anak TOKCer” oleh petugas Promkes. Kepala Puskesmas Genteng Kulon drg. Tristiana Rahayu mengaku, terinspirasi dari semangat Harkitnas, sehingga harus menyiapkan generasi penerus bangsa yang mandiri, disiplin, tegas, berwawasan luas, dan cerdas. Salah satunya mewujudkan Anak TOKCer.

“Karena anak adalah inventaris bangsa, maka harus dicerdaskan lewat Program Anak TOKCer melalui Kadarzi (Keluarga Sadar Gizi),” terangnya. Salah satu wujud nyatanya, ungkap Tristiana, minum susu sebagai kelanjutan pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif bagi bayi usia 0–6 bulan hingga usia 2 tahun. “Karena susu mengandung banyak kalsium, Fe, vitamin, dan mineral, yang sangat berguna bagi pertumbuhan dan kecerdasan anak,” jelasnya.

Untuk menjadikan anak supaya Tokcer, lanjut dia, perlu dipersiapkan sejak dini melalui HarGa PAS (Harapan Keluarga Peduli Anak Sejak Dini). Hal itu dimulai dari sebelum hamil, hamil, persalinan, dan pasca persalinan. “Bayi sampai dengan anak, perlu benar–benar harus diperhatikan kesehatan dan support gizinya,” terangnya. Kegiatan Puskesmas tersebut mendapat dukungan dari Camat Genteng Yusdi Irawan, SE, MSi.  “Saya sangat mendukung.

Setiap instansi yang ada di Kecamatan Genteng,  diharapkan bisa menampilkan program unggulan. Salah satunya Anak TOKCer yang dipromotori oleh Puskesmas Genteng Kulon,” harapnya. Selain acara  jalan sehat, Puskesmas Genteng Kulon juga berpartisipasi kepada para lanjut usia (Lansia). Dalam pelaksanaan program Santun Lansia, Puskesmas mengadakan pemeriksaan Osteoporosis gratis. “Pemeriksaan ini dimaksudkan sebagai contoh untuk generasi muda, akan pentingnya minum susu supaya diperoleh tulang yang kuat sampai tua,” imbuh Tristiana.

Sebelumnya juga dilaksanakan sosialisasi anak TOKCer di SDN I Genteng, pada 21 April 2012. Acara itu bersamaan even peringatan Hari Kartini dan tes masuk dari TK ke SD. Sasarannya adalah siswa TK, SD, dan wali murid. Secara bersamaan juga dilakukan pemeriksaan warung–warung sekolah dan pedagang kaki lima. Tujuannya, untuk melihat penggunaan garam iodium. “Kami juga membagikan brosur tentang HarGa PAS dan Anak TOKCer, agar mereka lebih mengetahui dan mengenal apa itu HarGa PAS dan Anak TOKCer,” paparnya.

Kalangan pondok pesantren juga tak luput dari sosialisasi. Bahkan, pelatihan Kadarzi diberikan kepada para santri Pondok Pesantren Raudlatut h   olabah di Desa Setail, Kecamatan Genteng. Puskesmas Genteng bertekad bahwa kegiatan inovatif itu tak akan sampai berhenti di situ saja. “Insya Allah, kami akan mengadakan even lebih banyak lagi, yang tetap eksis terhadap 10  indikator HarGa PAS. Tidak lupa, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan hingga suksesnya program Anak TOKCer,” tegas Tristiana. (radar)