Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Jelang Mudik Lebaran, KSOP Tanjung Wangi Uji Petik Kapal Penyeberangan dan Perintis

jelang-mudik-lebaran,-ksop-tanjung-wangi-uji-petik-kapal-penyeberangan-dan-perintis
Jelang Mudik Lebaran, KSOP Tanjung Wangi Uji Petik Kapal Penyeberangan dan Perintis

ngopibareng.id

Banyuwangi Kamis, 05 Maret 2026 21:29 WIB

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi telah melakukan uji petik pada seluruh armada penyeberangan. Uji petik jni dilakukan untuk memastikan kesiapan armada penyeberangan di lintas Ketapang-Gilimanuk pada masa mudik Lebaran 2026. Uji petik telah dilakukan sejak akhir Januari 2026.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Tanjungwangi, Widodo, mengatakan, total ada 55 kapal yang telah menjalani uji petik. Pemeriksaan dilakukan sesuai instruksi Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Laut.

“Sudah kita laksanakan uji petik semua dan sudah pemenuhan. Total di Tanjungwangi dan Ketapang ada 55 kapal,” jelasnya, Kamis, 5 Februari 2026.

Tidak hanya kapal yang beroperasi di lintasan Ketapang-Gilimanuk, uji petik juga dilakukan pada kapal lintasan Tanjung Wangi, Banyuwangi-Gili Mas, Lombok Barat dan kapal perintis yang melayani rute antar pulau dari Tanjungwangi menuju kepulauan Madura seperti, Pulau Sapeken dan Sapudi.

Bahkan, salah satu kapal perintis yang baru selesai docking di Tanjung Perak juga turut menjalani uji petik sebelum kembali beroperasi. Hasilnya, tim tidak menemukan catatan yang berarti. Hanya ada temuan yang bersifat minor dan sudah ditindaklanjuti oleh perusahaan pelayaran. Artinya, kata Widodo, tidak ada temuan yang membuat kapal tidak beroperasi pada angkutan lebaran kali ini.

“Temuan ada, tapi minor semua. Yang kita laporkan ke pusat juga seperti itu, dan sekarang sudah di-close semua,” terangnya.

Dia menambahkan, mekanisme uji petik mengacu pada format dari pusat. Pemeriksaan mencakup konstruksi kapal, peralatan navigasi dan radio, hingga alat keselamatan. Semua dicek secara detail, termasuk uji fungsi.

“Kita cek satu per satu. Peralatan keselamatan, alat pencegahan kebakaran, alat pemadam. Tidak hanya ada, tapi juga harus berfungsi,” bebernya.

Baca Juga

Beberapa contoh temuan minor di antaranya lampu pada jaket pelampung yang mati, perlengkapan pencegahan di kapal yang kurang, hingga lampu di kamar mesin yang belum dilengkapi penutup (cover).

“Itu temuan-temuan kecil. Seperti lampu life jacket mati, atau lampu kamar mesin belum ada cover. Semua sudah diperbaiki,” imbuhnya.

Widodo memastikan seluruh proses perbaikan telah tuntas sebelum memasuki periode angkutan Lebaran. Dengan demikian, armada yang beroperasi di Tanjungwangi dan Ketapang dinyatakan siap melayani masyarakat.

“Sudah selesai semua sebelum Idul Fitri,” ujarnya.

Like