sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan bahwa jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu-Kalibodri kini telah kembali dapat dilalui kereta api setelah dilakukan normalisasi pasca luapan air.
Jalur tersebut mulai beroperasi kembali dengan kecepatan terbatas 30 km per jam sejak pukul 00.08 WIB.
Normalisasi dilakukan menyusul luapan air di sekitar jembatan kereta api nomor BH 111 KM 20+7/8 yang sempat mengganggu operasional perjalanan kereta api.
Baca Juga: Jalur KA Kaliwungu-Kalibodri Tergerus Air, Ini Daftar Kereta Api yang Terdampak
Setelah melalui rangkaian pemeriksaan prasarana secara menyeluruh, jalur dinyatakan aman untuk operasional terbatas.
Kereta api pertama yang melintas pada jalur hulu tersebut adalah KA 18 Argo Sindoro.
Perjalanan ini dilakukan setelah petugas memastikan kondisi rel, bantalan, dan struktur pendukung lainnya dalam keadaan layak dan memenuhi standar keselamatan.
Baca Juga: Luapan Air Tutup Jalur Kereta Api, 8 KA Tertahan di Pantura Jawa Tengah
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa keberhasilan pembukaan kembali jalur hulu merupakan hasil dari penanganan intensif yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
“Setelah dilakukan penanganan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu-Kalibodri dinyatakan aman untuk dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
Sementara itu, jalur hilir pada petak jalan yang sama masih dalam proses normalisasi secara bertahap.
Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Stagnan, Jumat 16 Januari 2026
Petugas KAI Daop 4 Semarang terus bekerja untuk mempercepat pemulihan agar jalur tersebut dapat segera kembali dioperasikan secara penuh.
Seiring dibukanya jalur hulu, KAI tetap melakukan pengaturan pola operasi perjalanan kereta api.
Page 2
Jumat, 16 Januari 2026 | 08:13 WIB
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang memastikan bahwa jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu-Kalibodri kini telah kembali dapat dilalui kereta api setelah dilakukan normalisasi pasca luapan air.
Jalur tersebut mulai beroperasi kembali dengan kecepatan terbatas 30 km per jam sejak pukul 00.08 WIB.
Normalisasi dilakukan menyusul luapan air di sekitar jembatan kereta api nomor BH 111 KM 20+7/8 yang sempat mengganggu operasional perjalanan kereta api.
Baca Juga: Jalur KA Kaliwungu-Kalibodri Tergerus Air, Ini Daftar Kereta Api yang Terdampak
Setelah melalui rangkaian pemeriksaan prasarana secara menyeluruh, jalur dinyatakan aman untuk operasional terbatas.
Kereta api pertama yang melintas pada jalur hulu tersebut adalah KA 18 Argo Sindoro.
Perjalanan ini dilakukan setelah petugas memastikan kondisi rel, bantalan, dan struktur pendukung lainnya dalam keadaan layak dan memenuhi standar keselamatan.
Baca Juga: Luapan Air Tutup Jalur Kereta Api, 8 KA Tertahan di Pantura Jawa Tengah
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa keberhasilan pembukaan kembali jalur hulu merupakan hasil dari penanganan intensif yang dilakukan oleh petugas di lapangan.
“Setelah dilakukan penanganan dan pengecekan menyeluruh, jalur hulu pada petak jalan Kaliwungu-Kalibodri dinyatakan aman untuk dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.
Sementara itu, jalur hilir pada petak jalan yang sama masih dalam proses normalisasi secara bertahap.
Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri 24 di Pegadaian Stagnan, Jumat 16 Januari 2026
Petugas KAI Daop 4 Semarang terus bekerja untuk mempercepat pemulihan agar jalur tersebut dapat segera kembali dioperasikan secara penuh.
Seiring dibukanya jalur hulu, KAI tetap melakukan pengaturan pola operasi perjalanan kereta api.







