Kangen Gebuki Orang Lagi

  • Bagikan

PORPROV ketiga yang digelar di Kediri tahun 2011 silam menjadi pembuktian kemampuan Dinda Maulidya. Pesilat putri asal Banyuwangi ini berhasil mencatatkan namanya sebagai salah satu pendulang medali emas.

Capaian itu selain mengatrol posisi Banyuwangi ke peringkat 15. Itu merupakan kado ulang tahun termanis dalam hidupnya. Kini, empat tahun lamanya memori itu sudah berlalu. Dinda yang tumbuh dan besar di keluarga pendekar sudah punya pekerjaan lain.

Dia kini berkarir di Kota Pahlawan, Surabaya, sebagai instruktur senam. Profesi yang tentu saja sangat jauh dari hingar-bingar arena yang sempat dijalaninya sejak masih remaja. Meski demikian tidak jarang, Dinda mengaku kangen untuk tetap turun di atas gelanggang.

Apalagi mengetahui Banyuwangi ditunjuk sebagai tuan rumah Porprov. Dia ingin bisa sekadar pulang dan menyaksikan pesilat Banyuwangi bertarung di atas matras. Hal itu juga yang membuatnya ingin kembali ke jalur pencak silat. Rasanya, dia ingin kembali merasakan serunya menggebuki orang di atas arena.

Hal yang tentunya sudah nyaris sudah cukup lama ditinggalkannya pasca beralih profesi sebagai instruktur senam. “Kangen juga sih gebuki orang lagi kayak dulu,” serunya. Alumni SMA Olahraga Sidoarjo ini pun berharap Banyuwangi bisa memetik hasil maksimal di Porprov. Termasuk cabang pencak silat bisa menunjukkan diri sebagai cabang olahraga yang selalu mendulang medali di ajang Porprov. (radar)

Kata kunci yang digunakan :

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: