Kejagung Periksa Empat Saksi

0
286

BANYUWANGI – Tim penyidik Ke- jaksaan Agung (Kejagung) RI kembali datang ke Banyuwangi ke- marin (22/5). Kali ini, tim dari Gedung Bundar tersebut kembali me- lanjutkan pengusutan dugaan korupsi pengadaan lahan lapangan terbang (lapter) Blimbingsari de- ngan tersangka mantan bupati Rat- na Ani Lestari. Kedatangan tim penyidik Kejagung yang berjumlah tiga orang itu untuk melanjutkan pemeriksaan beberapa saksi tambahan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kali ini, tujuh saksi dipanggil untuk dimintai keterangan di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi kemarin. “Yang dipanggil tujuh saksi. Ini lanjutan pemeriksaan se- belumnya,” ujar Kepala Seksi Pi- dana Khusus (kasi pidsus) Kejari Banyuwangi, Firmansyah SH. Menurut Firmansyah, tujuh orang yang dipanggil kali ini termasuk 34 saksi yang pernah dipanggil bebe- rapa waktu lalu.

Tetapi, waktu itu saat diminta datang untuk dimintai keterangan, mereka belum bisa hadir. “Karena dulu tidak datang, sekarang dipanggil lagi,” katanya. Ketujuh orang yang dipanggil tim Kejagung tersebut adalah Drs. Budi Hartono, I Made De Sasmito, Asmara, dan H. Bakhri. Tiga saksi lain, I Wayan Agus, Dadang Suwangs, dan Abdul Muin SE. “Dari tujuh orang yang dipanggil itu, ternyata tidak semua datang,” ujar Firmansyah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Bupati Anas Ajak Semua Elemen Terus Luncurkan Inovasi Majukan Daerah