Kejar Prestasi Rela Tinggalkan Hobi Minum Es

0
517
BERPRESTASI: Aqidatul Izzah dan dua medalinya.
BERPRESTASI: Aqidatul Izzah dan dua medalinya.

Aqidatul Izzah berhasil mengharumkan nama Bumi Blambangan di kancah nasional. Dia menggondol medali emas pada Kejuaraan Nasional Karate usia dini di Samarinda, Kalimantan Timur.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PRESTASI tak bisa diraih semudah membalik telapak tangan. Butuh ketekunan, kerja keras, dan pengorbanan. Setidaknya, hal itu sudah dibuktikan Aqidatul Izzah. Dengan ketekunan, kerja keras, dan kesediaan mengorbankan kegemaran mengonsumsi es, bocah yang tinggal di Perum Rogojampi Indah, Concrong, Desa/Kecamatan Rogojampi, itu.

Menjadi juara satu kelas kumite perorangan kurang dari 25 Kg usia dini putri dalam Kejurnas Karate Kategori Usia Dini-Pra Pemula-Pemula Piala Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) V di Samarinda awal bulan ini. Ya, bocah yang kini tercatat sebagai siswi kelas III SDN 1 Rogojampi itu memang sudah lama bergelut dengan dunia karate.

Dia sudah menggeluti olahraga bela diri itu sejak masih duduk di kelas I. Sejak itu, gadis yang karib disapa Ais itu pun giat berlatih martial art asal Jepang tersebut. Cerita itu berawal saat sang ayah, Eko Wahyudi, 40, mendaftarkan kakak Ais, yakni Izzul Ramadhan, ke Dojo Bushido Ranting Inkai Rogojampi. Iseng-iseng Eko juga mendaftarkan Ais di perguruan karate tersebut.

Tanpa dinyana, ternyata kemauan Ais berlatih karate justru lebih besar dibanding sang kakak. Dalam sepekan, anak kedua dari tiga bersaudara putri pasangan Eko Wahyudi, dan Nurhayati, 35, itu dua kali berlatih di Dojo Bushido. Namun, lantaran ingin meraih prestasi tinggi di bidang karate, Ais menganggap latihan dua kali dalam sepekan itu tidak cukup.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last