Kejurprov Diundur

0
421
PERSIAPAN: Atlet judo berlatih untuk menghadapi kejurprov.
PERSIAPAN: Atlet judo berlatih untuk menghadapi kejurprov.
PERSIAPAN: Atlet judo berlatih untuk menghadapi kejurprov.

BANYUWANGI – Persiapan Pengkab PJSI Banyuwangi menatap kejurporv judo Piala KONI Jatim dipastikan tereduksi. Kejuaraan yang sedianya digelar akhir pekan ini dipastikan bergeser ke bulan depan. Penyebabnya, induk pembina olahraga judo di tingkat provinsi tengah bersiap menggelar musyawarah cabang tingkat provinsi (muscabprov).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Batalnya kejuaraan itu tentu saja sangat disayangkan PJSI Banyuwangi. Yang dirugikan tentu atlet Banyuwangi yang tengah bersiap menatap hajatan tersebut. “Ya, kalau mau jujur secara persiapan juga dirugikan,” ujar Agung Setyono, ketua PJSI Banyuwangi. Agung menyebut, untuk tampil maksimal tentu atlet butuh persiapan keras. Dengan penundaan tersebut, otomatis berimbas terhadap mental dan persiapan atlet.

Namun demikian, Agung juga menyebut ada nilai plus yang didapat, di antaranya persiapan lebih panjang. Jadi, beberapa kelemahan yang masih ada bisa diperbaiki. “Diambil manfaatnya saja. Anak-anak punya waktu lebih banyak dalam menata diri,” katanya. Sementara itu, di ajang muscabprov, PJSI Banyuwangi mengusung misi reformasi dan perbaikan. Sejumlah isu strategis akan dibahas di forum tertinggi PJSI tingkat provinsi tersebut. Agenda yang diusung, di antaranya transparansi anggaran dan atlet judo Jawa Timur yang tidak bisa main di PON lalu. (radar)