Keluarga Menduga Sugianto Mengidap Depresi

0
433
KENANGAN: Sugianto dan Herni dikenal sangat rukun oleh keluarganya.
KENANGAN: Sugianto dan Herni dikenal sangat rukun oleh keluarganya.

Kepergian Sugianto, 33, dan Herni Sulistiowati, 28, untuk selama-lamanya, menyisakan duka mendalam bagi pihak keluarga. Terlebih, Silva Eka Aprilia, putri tunggal pasangan suami istri (pasutri), ini masih balita dan membutuhkan kasih sayang kedua orang tuanya.
-SIGIT HARIYADI, Muncar-


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PAGI itu, mobil jenis minibus berpelat nomor DK parkir di samping rumah di salah satu gang sempit masuk Dusun Sumberayu, Desa Sumber-beras, Kecamatan Muncar. Di dalam rumah berlantai keramik warna putih, itu terdapat beberapa orang yang sedang bercengkrama di ruang tamu.

Raut wajah orang-orang itu tampak masih diselimuti kesedihan pasca prosesi pemakaman Sugianto dan Herni, pasutri yang ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di kamar kontrakannya di Jalan Pulau Roti, Gang Banteng, Sesetan, Denpasar Selatan, Bali, Selasa sore yang lalu (24/4).

Rabu malam (25/4), jenazah Sugianto dan Herni dimakamkan di tempat berbeda. Jasad Sugianto dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar. Sedangkan jenazah Herni dikebumikan di TPU di daerah asalnya, tepatnya di Desa Wringinpitu, Kecamatan Muncar.

Bahkan, kelopak mata seorang wanita yang pagi itu mengenakan kaos putih lengan panjang yang dipadu kerudung warna hitam, tampak masih sembab, pertanda dia baru saja menangis. Orang-orang yang pagi itu berkumpul di rumah tersebut adalah sanak kerabat pasutri yang sejak beberapa tahun terakhir bekerja di Bali, itu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last