Beranda Pemerintahan Kepala Desa Tolak Rencana Kenaikan PBB dan NJOP di Banyuwangi

Kepala Desa Tolak Rencana Kenaikan PBB dan NJOP di Banyuwangi

0
1064

BANYUWANGI – Rencana Pemkab menaikan nilai pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), ditolak kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (ASKAB).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Askab sudah menggelar rapat koordinasi dengan semua anggota. Rapat itu digelar untuk merumuskan hasil serap aspirasi anggota Askab terhadap warganya masing-masing. Hasilnya, semua kepala desa menolak rencana kenaikan PBB dan NJOP karena saat ini beban ekonomi warga terlalu berat dengan daya beli yang terus menurun,” ungkap Ketua Askab, Agus Tarmidi.

Loading...

Agus mengatakan, rencana kenaikan PBB dan NJOP untuk saat ini kurang tepat. Sebab, kalau Pemkab Banyuwangi ngotot menaikkan PBB dan NJOP hanya akan menambah penderitaan dan beban hidup warga semakin sulit.

“Karena itu kita tidak sepakat dengan rencana Pemkab Banyuwangi dan kita meminta menunda hingga waktu yang tepat,” pinta Agus.

Agus meminta Pemkab Banyuwangi dan Bupati Abdullah Azwas Anas tidak membebani rakyat untuk menaikkan PAD. Sebab, masih ada cara-cara lain untuk meningkatkan PAD tanpa harus membebani rakyat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!