Kerja 20 Tahun tanpa Libur di Hari Minggu

0
410
PASUKAN PEMBERSIH: Para driver truk pengangkut sampah DKP Banyuwangi.
PASUKAN PEMBERSIH: Para driver truk pengangkut sampah DKP Banyuwangi.

Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) mengoperasikan 17 unit dump truck pembuang sampah. Dari 17 orang sopir truk itu, 5 orang telah bekerja bersama tumpukan sampah selama 20 tahun lebih.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

LIMA sopir itu adalah Saidi, Sudarmaji, Busaini, Suprapto Noto, dan Zainul Fitri. Mereka bekerja sebagai sopir truk sampah sejak tahun 1992.

Mereka telah menjadi tenaga honorer pemerintah daerah sejak tahun 1987 silam. Saat pertama kali menjadi honorer, mereka tidak langsung menjadi sopir truk, tapi sebagai petugas armada truk sampah. Petugas armada itu merupakan kuli angkut sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) ke atas truk.

Tugas sebagai armada itu telah mereka jalani selama bertahun-tahun. Saat mereka menjadi petugas armada, sopirnya adalah beberapa seniornya. Salah satu seniornya yang masih ada hingga saat ini adalah Pelaksana tugas (Plt) Kepala DKP Banyuwangi, Arief Setiawan. Pada tahun 1990, mereka bersama Arief membuang sampah setiap hari. “Saat itu, kita punya motto sama rasa sama bahagia,” tutur Arief.

Mengawali pengabdiannya sebagai petugas sampah, mereka mengaku mendapat gaji sekitar Rp 12,5 ribu setiap bulan. Mereka cukup lama menikmati gaji Rp 12,5 ribu hingga akhirnya naik menjadi Rp 15 ribu Proses pengangkatan mereka menjadi pegawai negeri sipil (PNS) pun terjadi secara bertahap.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last