BANYUWANGI – Nasib sial menimpa Aris Syaifudin, 24, warga Dusun Pakis, Desa/ Kecamatan Songgon, Banyuwangi, kemarin (21/10). Pemuda tersebut nyonyor setelah digebuki massa di depan SDK Santa Maria, Jalan Jakgung Suprapto Banyuwangi, kemarin. Aris jadi bulan-bulanan warga karena di duga mencuri dompet milik warga di depan SDK. Untuk keperluan pemeriksaan, tersangka beserta motor Yamaha Vega R bernopol 3818 VF miliknya diamankan di Mapolsek Blambangan.
“Tersangka ditangkap warga. Sekarang masih kita amankan di polsek,” cetus Kapolsek Blambangan AKP Ketut Redana. Aris mengawali aksinya dengan mengendarai motor Ya maha Vega R berputar-putar di sekitar Jalan Jagung Suprapto, Banyuwangi. Ketika melintas di depan SDK, dia melihat sebuah dompet yang ditaruh di boks motor Honda Vario yang parkir di tepi jalan. Kebetulan motor itu ditinggal sejenak oleh sang pemilik.
Merasa situasi sekitar aman, Aris menghentikan motornya persis di samping motor Honda Vario milik korban yang belum diketahui identitasnya itu. Dengan cepat, tangan tersangka mengambil dompet di boks motor Honda Vario ter sebut. “Ada warga yang berteriak maling, dompet itu saya kembalikan lagi,” jelas Aris. Karena diteriaki maling, Aris langsung kabur ke arah barat. Di antara warga di lokasi kejadian ternyata ada yang mengejarnya dan akhirnya Aris berhasil diringkus. “Saya sudah kembalikan dompetnya, saya masih dikejar dan diteriaki maling,” jelasnya.
Saat berhasil ditangkap, sejumlah warga yang tidak sabar langsung menghadiahinya bogem mentah. Beruntung, anggota Polsek Blambangan yang menerima laporan itu segera datang ke lokasi kejadian. “Yang menjadi korban pergi. Identitasnya tidak ada yang tahu,” terang SPK Polsek Blambangan, Aiptu Totok. Keterangannya kepada polisi, Aris mengaku mencuri dompet milik warga itu karena terpepet. Istrinya yang sedang hamil lima bulan kini membutuhkan uang untuk perawatan dan persiapan kelahiran. “Saya butuh uang untuk istri. Saya mencuri karena terpaksa sekali,” dalihnya. (radar)