Klub Ajukan Mosi Tidak Percaya

0
397

BANYUWANGI – Teka-teki masa depan Persewangi di pentas Divisi Utama dan  inkonsistensi roda organisasi di tubuh PSSI disikapi jajaran klub yang ada di bawahnya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Menindaklanjuti persoalan mendera dua institusi sepak bola tersebut, pentolan klub di Banyuwangi akhirnya mengambil sikap tegas malam kemarin (13/10). Secara bulat klub mengajukan mosi tidak percaya dan mencabut mandat yang diberikan kepada Persewangidan PSSI.

Pernyataan sikap itu tertuang dalam penyataan sikap bersama yang ditandatangani petinggi klub masing-masing. Mereka berasal dari strata kompetisi yang ada di bawah naungan Pengkab PSSI mulai Divisi Utama hingga Divisi III.

Malam ini kami sepakat untuk mengajukan mosi tidak percaya dan mencabut mandat dari Nanang Nur Ahmadi, sebagai ketua Persewangi, dan Ahmad Taufik sebagai ketua PSSI,” ujar salah satu pengurus klub Kepada koran ini, klub menyatakan keputusan ini sudah bulat didukung mayoritas klub yang ada di PSSI muapun Persewangi.

Intinya, mereka ingin kedua institusi sepak bola yang ada di Banyuwangi bisa diselamatkan dari jurang “kematian”. Sikap yang ditunjukkan klub ini setidaknya didasarkan atas sejumlah argumen dasar. Terkait Persewangi, persoalan dana yang dialami tim ini membuat nasibnya di musim depan semakin tidak menentu.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2