sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Rencana pembangunan jalan tol Lingkar Selatan Surakarta mulai ramai diperbincangkan publik.
Proyek tersebut digadang-gadang menjadi solusi jangka panjang untuk mengurai kemacetan lalu lintas di wilayah Solo Raya yang semakin padat.
Informasi mengenai trase atau jalur tol tersebut beredar luas di berbagai platform, salah satunya melalui analisis peta yang diunggah di kanal YouTube Alim Traveling.
Selain itu, rencana jaringan jalan tersebut juga tercantum dalam dokumen resmi pemerintah melalui Keputusan Menteri PUPR Nomor 367/KPTS/M/2023.
Dokumen tersebut memuat rencana pengembangan jaringan jalan nasional jangka panjang yang mencakup berbagai proyek strategis, termasuk pembangunan ruas jalan lingkar di sejumlah kota besar di Indonesia.
Mengurai Kepadatan Lalu Lintas di Surakarta
Surakarta atau yang lebih dikenal dengan Kota Solo saat ini mengalami peningkatan volume kendaraan yang cukup signifikan.
Sebagai kota pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pariwisata di wilayah Solo Raya, arus lalu lintas di kawasan ini sering kali mengalami kepadatan, terutama pada jam sibuk.
Kemacetan biasanya terjadi di sejumlah ruas utama yang menghubungkan Solo dengan daerah sekitar seperti Sukoharjo, Karanganyar, dan Boyolali.
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merancang konsep jalan lingkar sebagai salah satu solusi untuk mengalihkan arus kendaraan yang tidak perlu masuk ke pusat kota.
Dengan adanya jalan lingkar tersebut, kendaraan dari luar daerah dapat langsung melintas tanpa harus melalui kawasan pusat kota Solo.
Gambaran Trase Tol Lingkar Selatan
Berdasarkan peta yang beredar serta analisis dari kanal YouTube Alim Traveling, rencana trase Tol Lingkar Selatan Surakarta diperkirakan membentang di sisi selatan kota.
Ruas tol ini dirancang untuk menghubungkan sejumlah wilayah penting di sekitar Solo bagian selatan.
Secara garis besar, jalur tersebut diproyeksikan melintasi kawasan di perbatasan antara Kota Surakarta dengan Kabupaten Sukoharjo.
Trase jalan tol diperkirakan akan menghubungkan beberapa jalur nasional yang saat ini menjadi akses utama kendaraan antarwilayah.
Sumber: YouTube Alim Traveling
Page 2
Rabu, 11 Maret 2026 | 20:00 WIB
Page 3
Dengan konsep lingkar selatan, jalan tol ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi kendaraan logistik maupun kendaraan antarprovinsi yang melintas di kawasan Solo Raya.
Terhubung dengan Jaringan Jalan Nasional
Dalam dokumen Kepmen PUPR Nomor 367/KPTS/M/2023, rencana pengembangan jaringan jalan nasional hingga tahun 2040 memang mencakup sejumlah proyek peningkatan konektivitas di berbagai wilayah.
Salah satu fokus utamanya adalah meningkatkan konektivitas antarwilayah ekonomi serta memperlancar distribusi logistik nasional.
Keberadaan Tol Lingkar Selatan Surakarta nantinya akan melengkapi jaringan tol yang sudah lebih dulu beroperasi di kawasan tersebut.
Beberapa ruas tol yang sudah lebih dahulu beroperasi di sekitar Solo antara lain:
- Jalan Tol Solo–Ngawi
- Jalan Tol Semarang–Solo
- Jalan Tol Solo–Yogyakarta
Dengan tambahan ruas lingkar selatan, jaringan jalan bebas hambatan di wilayah Solo Raya akan semakin terintegrasi.
Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Solo Raya
Selain untuk mengurangi kemacetan, pembangunan tol lingkar juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitarnya.
Pengalaman di sejumlah daerah menunjukkan bahwa pembangunan jalan tol biasanya diikuti dengan perkembangan kawasan industri, perdagangan, dan permukiman baru.
Kawasan selatan Solo yang saat ini masih memiliki lahan cukup luas berpotensi berkembang menjadi pusat ekonomi baru apabila akses transportasi semakin baik.
Infrastruktur jalan yang memadai juga dapat meningkatkan efisiensi distribusi barang dan jasa, sehingga mendukung aktivitas industri serta perdagangan di kawasan Solo Raya.
Masih Tahap Perencanaan
Meski sudah tercantum dalam dokumen perencanaan jaringan jalan nasional, proyek Tol Lingkar Selatan Surakarta masih berada pada tahap perencanaan jangka panjang.
Artinya, realisasi pembangunan masih memerlukan berbagai tahapan lanjutan, mulai dari studi kelayakan, penetapan trase final, hingga pembebasan lahan.
Pemerintah biasanya juga akan melakukan kajian teknis dan lingkungan sebelum proyek infrastruktur besar seperti jalan tol benar-benar dibangun.
Selain itu, pendanaan proyek juga menjadi salah satu faktor penting yang akan menentukan kapan pembangunan dapat dimulai.
Perlu Dukungan Berbagai Pihak
Pembangunan proyek jalan tol pada umumnya melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga investor swasta.
Sumber: YouTube Alim Traveling








