Berita Terkini Seputar Banyuwangi
Sosial  

Komunitas Mini Nusantara Kesengsem Kenikmatan Sego Tempong

Foto:
Foto: radarbanyuwangi

BANYUWANGI — Komunitas Mini Nusantara dari berbagai nusantara menginjakkan kaki di Bumi Blambangan pada Minggu (27/10/2019) kemarin.

Dilansir dari radarbanyuwangi, puluhan pemilik mobil Mini Cooper ini menyempatkan mencicipi menu khas Banyuwangi yaitu sego tempong.

“Touring ini dimulai sejak tanggal 24-27 Oktober 2019,” kata Ketua Komunitas Mini Nusantara Rahmad Nurindra melalui Bendaharanya Nico Priyadi.

Start yang diambil adalah Surabaya, selanjutnya 22 pemilik Mini Cooper ini melanjutkan perjalanan hingga ke Pulau Dewata, Bali.

Komunitas ini mengelilingi beberapa destinasi selama di Pulau Bali. Pada Minggu (27/10) perjalanan dilanjutkan menuju Banyuwangi. Salah satu tujuan yang dituju adalah Pantai Boom.

Di sini, para anggota beristirahat sejenak sambil menikmati suasana Pantai Boom yang semakin indah.

“Menikmati sego tempong khas Banyuwangi menjadi cerita tersendiri bagi kami, pedesnya luar biasa, namun segar,” kata Nico.

Pria yang pernah tinggal di Benculuk ini mengatakan, Komunitas Mini Nusantara ini resmi berdiri setahun lalu dengan member 50 orang, namun beberapa agenda sudah dilakukan, seperti touring ke beberapa daerah Ijen, Bali Solo, Kediri, Blitar, Malang.

“Satu tahun minimal dua kali melakukan penjelajahan di beberapa daerah,” kata Nico.

“Dalam waktu dekat ini rencananya kami ke Bandung. Dengan adanya akses jalan tol, tentunya akan memudahkan perjalanan kami,” imbuh Nico seraya menambahkan jika dalam rombongan ini juga diikuti Pembina Komunitas Mini Nusantara Hadi Soemarsono, dan Sekjen Sugeng Darjanto.

Salah satu peserta Komunitas Mini Nusantara asal Banyuwangi Ahmad Naufal Ifani mengaku senang anggota komunitasnya bisa mampir ke Banyuwangi. Mengenalkan Banyuwangi dengan kondisi seperti ini tentu sangat menyenangkan.

“Ini bentuk dukungan kami untuk mempromosikan sun rise of Java ke komunitas Komunitas Mini Nusantara,” ujar pria yang akrab dipanggil Ifan.

Putra sulung pengusaha Munip ini menambahkan, selama perjalanan menuju rute semua peserta menikmati kebersamaan yang lebih mempererat tali persaudaraan.

“Keuntungan bergabung di dalam komunitas seperti tentunya bisa menambah persaudaraan, silaturahmi, serta menambah ilmu, apalagi saya masih muda perlu belajar dengan para senior,” pungkasnya.

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE