KONI Siapkan Bonus Gede

0
560

koni-voliBANYUWANGI mematok target tinggi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim V tahun 2015. Target yang diusung tuan rumah adalah masuk lima besar. Ambisi itu dianggap tidak terlalu berlebihan. Sebab, Banyuwangi bertindak sebagai tuan rumah. Maka dari itu, peluang mengejar target masih terbuka. Dasarnya, tuan rumah bisa menurunkan skuad terbaik dalam ajang dua tahunan itu. Selain itu, sebagai host, kontingen Banyuwangi juga tidak perlu mengikuti babak kualifi kasi pra-Porprov.

Sebab itulah, peluang Banyuwangi meraih asa juara di kandang sendiri belum tertutup. Paling tidak kontingen Banyuwangi sanggup mengulang prestasi pada edisi perdana yang digeber di Surabaya tahun 2007 lalu. Hasil pendataan sementara, kontingen Banyuwangi memiliki kans dalam mendongkrak medali. Paling tidak asumsi dasar medali yang bisa diraih sebanyak 25 medali emas. Asumsi itu yang diprediksi KONI Banyuwangi. 

Meski begitu, asumsi tersebut tidak mudah diwujudkan. Oleh karena itu, dibutuhkan pengorbanan dan perjuangan ekstra dalam meraih asa juara di rumah sendiri. Sehingga, para atlet benar-benar tampil penuh percaya diri demi nama harum Banyuwangi. Perjuangan atlet meraih medali tidaklah mudah. Oleh karena itu, KONI Banyuwangi telah menyiapkan bonus khusus atlet yang bisa meraih medali dalam perhelatan olahraga paling akbar di Jatim itu.

‘’Kita siapkan reward khusus,” ungkap Sekretaris KONI Banyuwangi, M. Khoirul Abas, kemarin. Reward itu dalam rangka memacu semangat para atlet berlaga pada Porprov Jatim edisi kelima di Banyuwangi itu. Menurut Abas, reward itu sangat layak diberikan sebagai bentuk imbalan yang setimpal atas kerja keras yang telah ditunjukkan. ‘’Bonus memang pantas diberikan,” tandasnya. Kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi, KONI Banyuwangi masih menggodok mengenai nominal reward atlet berprestasi. Berkaca pada daerah lain, bonus besar benar-benar membawa hasil yang maksimal.

‘’Seperti Surabaya, emas dapat bonus Rp 25 juta,” jelasnya. Buktinya, selama ini Surabaya selalu merajai setiap even. Apalagi, dalam perhelatan Porprov, Surabaya selalu tampil sebagai juara umum. ‘’Ini yang perlu kita contoh,” bebernya. Jika Surabaya bisa, jelas dia, Banyuwangi semestinya bisa. Sebab, potensi atlet Kota Gandrung luar biasa. Hanya saja, ada beberapa hal khusus yang butuh perhatian. ‘’Kalau Surabaya Rp 25 juta, kita tuan rumah semestinya lebih dari itu,” tuntasnya. (radar)