KRI Dewaruci Jelajah Sungai Sampean

0
221

kri-dewaruci-jelajah-sungai-sampean


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANGOREJO – Pemandangan unik tersaji di Sungai Sampean, tepatnya di Desa Kebondalem, Kecamatan Bangorejo, Sabtu malam (24/9).  Puluhan “kapal” dan “perahu”  lengkap dengan lampu hias aneka warna menjelajah sungai yang konon tak pernah surut sepanjang tahun tersebut.

Tak pelak, suasana di kawasan Sungai Sampean menjadi lebih berwarna  malam itu. Ribuan warga yang datang  dari seantero Banyuwangi hingga luar kabupaten menambah semarak suasana.  Seperti itulah gambaran suasana Festival Arung Kanal Decorative  Boat.

Even tersebut rutin digelar setiap dua tahun oleh masyarakat setempat sejak dekade 1960-an silam. Tradisi ini berawal dari lomba gethek berbahan pelepah   pisang bagi anak-anak untuk  memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Proklamasi Kemerdekaan RI.

Selain untuk memperingati  HUT Kemerdekaan RI, kegiatan  itu juga digelar sebagai wujud  rasa syukur masyarakat setempat atas hasil panen yang melimpah.  Namun seiring bergulirnya waktu, bentuk perahu yang diikutkan Arung Kanal mulai tersentuh modifikasi.

Bahan yang digunakan pun kian beragam, tidak hanya memanfaatkan pelepah pisang seperti di awal kemunculannya. Alhasil, munculah replika kapal pesiar, kapal layar, kapal penumpang, kapal tongkang, hingga Kapal Republik Indonesia (KRI)  Dewaruci seperti pada pelaksanaan Sabtu malam tersebut.

Ketua penyelenggara Festival  Arung Kanal, Syahman Mahadi, mengatakan untuk menyukseskan festival ini panitia dan masyarakat menjalin sinergi, mulai proses  perencananaan, pelaksanaan, hingga pembiayaan. “Kami berupaya maksimal agar acara ini sukses tanpa  hambatan,” ujarnya. (radar)

Loading...