Langsung Koordinasi Pengprov PSSI

0
453

BANYUWANGI – Upaya sejumlah klub melakukan konsolidasi dengan melakukan impeachment (pemecatan) terhadap Ahmad Taufik dari kursi ketua Pengkab PSSI Banyuwangi terus berlanjut. Selain melayangkan mosi tidak percaya dan menunjuk Mohamad Kayun sebagai karteker PSSI Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Konsolidasi juga dilakukan ke tingkat lebih tinggi, yakni Pengrov PSSI Jawa Timur. Karteker PSSI Banyuwangi, Mohamad Kayun mengatakan, langkah yang dilakukan oleh pengurus klub anggota PSSI di Rumah Makan Selera Jajag Sabtu (21/10) lalu sudah mendapat restu dari Pengprov PSSI Jawa Timur.

Pertemuan itu sendiri pun sudah diamini pengurus sepak bola yang ada di Surabaya tersebut. “Kegiatan ini direstui, kok,” ujarnya. Kayun menjelaskan, dari hasil koordinasi dengan pengprov, klub anggota PSSI diwajibkan menyerahkan bukti untuk mendudukkan dirinya sebagai karteker PSSI. Bukti itu sudah dipenuhi.

Di antaranya surat peryataan, daftar hadir, dan legalisasi dari klub dalam bentuk stempel resmi. Dari sini, hasil pertemuan ini akan dibawa ke Surabaya untuk mendapat surat resmi dari PSSI Jawa Timur. Terkait mosi tidak percaya dan perlunya karteker untuk PSSI Banyuwangi, Kayun dan beberapa klub memiliki alasan mendasar. Di antara alasan tersebut adalah terkait transparansi anggaran yang terkesan tidak terbuka.

Loading...

Akses penggunaan dana dan laporan klub tidak pernah diberikan tembusan. Di samping itu, pencairan dana yang dilakukan PSSI juga ada kesan tidak transparan. Kayun menyatakan, semestinya ada tranparansi dana. Berapa yang diterima, dan berapa yang telah digunakan. “Sejauh ini tidak ada komunikasi dengan klub,” katanya. Bukti ter-anyar di antaranya mengenai gelaran Danone Nations Cup.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2