Lomba Masak, Bangkitkan Minat Menu Beragam

0
1326
SADAR GIZI: Para ibu Posyandu mengikuti lomba masak menu beragam.

SRONO-Masalah gizi di masyarakat masih perlu perhatian, karena rendahnya kesadaran terhadap upaya perbaikan gizi. Upaya peningkatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat perlu ditopang dengan peningkatan dan perbaikan gizi melalui sadar gizi. Caranya dengan mengubah perilaku keluarga agar dapat mengawasi, mencegah, dan mengatasi masalah gizi anggota keluarganya.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Puskesmas Kebaman, Kecamatan Srono berupaya meningkatkan inovasi dengan program Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi) dan Anak Tumbuh Optimal Berkualitas dan Cerdas (Anak TOKCer). Tujuannya untuk mendukung tercapainya target MDGs tahun 2020. Selama ini, Puskesmas Kebaman dikenal dengan sebutan Puspita Palupi. Artinya, Puskesmas pilihan kita pandai dalam berpikir, arif dalam memutuskan luhur dalam bersikap unggul dalam prestasi, peka dalam dalam situasi ikhlas dalam berkarya.

Untuk merealisasikan program Kadarzi dan Anak TOKCer, maka diadakan lomba menu beraneka ragam. Lomba itu bertujuan agar kader mampu menerapkan dalam perilaku sehari–hari. Terutama pada indikator ketiga dari Anak TOKCer berupa menu beraneka ragam yang disajikan berkualitas, enak, menarik, dan murah dengan bahan lokal. “Sehingga makanan tersebut mampu bersaing dengan jenis jajaran di luar, yang sangat diminati balita,” papar Kepala Puskesmas Kebaman, Endang Sri Utaminingsih, SKM, MMKes.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Pasutri Asal Cilacap Klaim Miliki Lahan 800 Ribu Hektare di Banyuwangi