Mabuk, Tiga Pengendara Masuk UGD

0
200
Ilustrasi kecelakaan

BANYUWANGI – Perayaan tahun baru tak lepas dari peristiwa kecelakaan lalu lintas. Malam tahun baru kemarin (31/12),  sedikitnya enam orang pasien kecelakaan yang masuk ke Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Blambangan. Dari data UGD RSUD Blambangan, enam pasien tersebut tiba di rumah sakit sejak pukul 11.30 sampai 03.20 kemarin (1/1).

Dua pasien wanita atas nama Komilah,21, asal Desa Padang, Singojuruh dan Wanda,18, asal Gumirih, Singojuruh tercatat hanya mengalami luka lecet. Sedangkan empat pasien laki-laki lainnya ada yang mengalami cedera kepala ringan hingga cedera kepala berat.

Mereka  semua rata-rata terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda dua. Yang menarik, tiga dari keenam pasien yang datang ke UGD RSUD Blambangan itu terindikasi kecelakaan dalam kondisi sedang berada dalam pengaruh alkohol alias mabuk.

Beberapa pengendara juga tampak tidak menggunakan helm saat kecelakaan. Kondisi ini membuat mereka mengalami cedera kepala ringan hingga cedera berat. Hal itu membuat pihak medis harus menanti pasien benar- benar sadar sebelum ada penanganan medis seperti operasi.

“Biasanya tindakan medis dilakukan setelah pasiennya sudah hilang dari pengaruh alkohol,” ujar Anis, salah seorang petugas jaga UGD RSUD Blambangan. Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, dokter jaga dan perawat tampak hilir mudik menangani beberapa pasien yang berdatangan di UGD RSUD Blambangan.

Selain pasien laka lantas, ada juga pasien yang sakit karena penyebab lainnya. Ada juga seorang pasien bernama Taufik, 23, yang mengalami cedera kepala berat. Dia harus ditangani dengan balutan perban di seluruh  kepala. Pasien ini juga harus dibantu dengan oksigen akibat luka yang  cukup parah.

“Tadi sebelumnya, dilakukan CT Scan. Tiga orang di rawat jalan, yang tiga terpaksa rawat inap karena kondisinya parah,” ujar Anis. (radar)

Loading...