Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Mantan Ketua Tarung Derajat Banyuwangi Moh Dimyati Meninggal Dunia, Dunia Olahraga Kehilangan Tokoh Senior

mantan-ketua-tarung-derajat-banyuwangi-moh-dimyati-meninggal-dunia,-dunia-olahraga-kehilangan-tokoh-senior
Mantan Ketua Tarung Derajat Banyuwangi Moh Dimyati Meninggal Dunia, Dunia Olahraga Kehilangan Tokoh Senior

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Banyuwangi. Salah satu tokoh senior dan pegiat olahraga di Bumi Blambangan, Moh Dimyati, dikabarkan meninggal dunia.

Informasi tersebut ramai beredar di sejumlah grup WhatsApp sejak Senin malam (12/1/2026) dan sontak mengundang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan Innalillahi wa inailaihi rojiun, Moh Dimyati yang dikenal sebagai mantan Ketua Tarung Derajat Banyuwangi tersebut telah berpulang.

Selain dikenal di cabang bela diri Tarung Derajat, almarhum juga tercatat pernah menjabat sebagai mantan Ketua Harian Perbakin Banyuwangi serta terlibat aktif sebagai pengelola wisma atlet.

Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah almarhum saat ini masih berada di wilayah Pasuruan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait waktu pemulangan maupun prosesi pemakaman.

Sosok Senior di Dunia Olahraga Banyuwangi

Nama Moch Dimyati bukan sosok asing di kalangan insan olahraga Banyuwangi.

Beberapa tahun lalu, almarhum dikenal sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Banyuwangi.

Di masa kepemimpinannya, Tarung Derajat mulai menunjukkan geliat perkembangan di daerah.

Dalam sejumlah pemberitaan olahraga, salah satunya pada tahun 2014, Moch Dimyati tampil sebagai Ketua Kodrat Banyuwangi yang aktif mendorong pembinaan atlet.

Ia pernah menyampaikan bahwa olahraga bela diri Tarung Derajat—yang diciptakan oleh Achmad Dradjat sejak 1972—mulai berkembang dan mendapatkan tempat di tengah masyarakat Banyuwangi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) 200 atlet Tarung Derajat di Surabaya, di mana atlet-atlet Banyuwangi turut ambil bagian.

Keterlibatan itu menjadi salah satu upaya memperkuat mental tanding dan meningkatkan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Sumber: Radar Banyuwangi, disarikan dari berbagai sumber


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Banyuwangi. Salah satu tokoh senior dan pegiat olahraga di Bumi Blambangan, Moh Dimyati, dikabarkan meninggal dunia.

Informasi tersebut ramai beredar di sejumlah grup WhatsApp sejak Senin malam (12/1/2026) dan sontak mengundang ucapan belasungkawa dari berbagai kalangan.

Dalam pesan yang beredar, disebutkan Innalillahi wa inailaihi rojiun, Moh Dimyati yang dikenal sebagai mantan Ketua Tarung Derajat Banyuwangi tersebut telah berpulang.

Selain dikenal di cabang bela diri Tarung Derajat, almarhum juga tercatat pernah menjabat sebagai mantan Ketua Harian Perbakin Banyuwangi serta terlibat aktif sebagai pengelola wisma atlet.

Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah almarhum saat ini masih berada di wilayah Pasuruan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut terkait waktu pemulangan maupun prosesi pemakaman.

Sosok Senior di Dunia Olahraga Banyuwangi

Nama Moch Dimyati bukan sosok asing di kalangan insan olahraga Banyuwangi.

Beberapa tahun lalu, almarhum dikenal sebagai Ketua Umum Pengurus Cabang (Pengcab) Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Banyuwangi.

Di masa kepemimpinannya, Tarung Derajat mulai menunjukkan geliat perkembangan di daerah.

Dalam sejumlah pemberitaan olahraga, salah satunya pada tahun 2014, Moch Dimyati tampil sebagai Ketua Kodrat Banyuwangi yang aktif mendorong pembinaan atlet.

Ia pernah menyampaikan bahwa olahraga bela diri Tarung Derajat—yang diciptakan oleh Achmad Dradjat sejak 1972—mulai berkembang dan mendapatkan tempat di tengah masyarakat Banyuwangi.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Latihan Gabungan (Latgab) 200 atlet Tarung Derajat di Surabaya, di mana atlet-atlet Banyuwangi turut ambil bagian.

Keterlibatan itu menjadi salah satu upaya memperkuat mental tanding dan meningkatkan kualitas atlet daerah agar mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

Sumber: Radar Banyuwangi, disarikan dari berbagai sumber