Masuk Kantor Polisi pun Masih Ngoceh

0
392
TELER: Agus menggigit sebungkus dextro.
TELER: Agus menggigit sebungkus dextro.

Baru kali ini polisi gelenggelang oleh tingkah tersangka pengedar 900 butir pil dextro. Bukannya menyesal, Agus Priyanto, 27, tersangka pengedar dextro itu, malah teler saat ditangkap. Masuk kantor polisi pun dia masih terus ngoceh.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ALI NURFATONI, Gambiran

APARATĀ  Polsek Gambiran menggelar razia minuman keras (miras) kemarin. Dalam operasi pemberantasan penyakit masyarakat tersebut, polisi berhasil menyita ratusan botol miras ilegal. Ratusan miras berbagai merek tersebut ditemukan di beberapa lokasi. Selain itu, polisi juga berhasil menangkap dua pemuda yang diduga mengedarkan pil tanpa izin, yakni pil dextro. Kedua tersangka itu adalah Agus Priyanto, 27, warga Dusun Yosowinangun, Desa Jajag; dan Dodi Sugiarto, 25, warga Dusun Kampung Baru, Desa Jajag.

Dari tangan Agus Priyanto, polisi mengamankan 900 butir pil dextro. Ratusan butir obat warna kuning tersebut dibungkus dalam beberapa paket. Satu paket ada yang berisi 20 hingga 25 butir. Tentu saja, satu paket hemat (pahe) tersebut dijual dengan harga beragam, misalnya 20 butir dijual seharga Rp 5 ribu. Dari tangan Dodi Sugiarto, polisi menyita 100 butir pil dextro. Pemuda bertato itu ditangkap polisi Senin malam lalu (14/5).

Loading...

Tersangka ditangkap di areal persawahan, tepatnya di Dusun Krajan, Desa Purwodadi. Selain menemukan barang bukti, polisi juga menyita uang tunai senilai Rp 74 ribu yang diduga hasil penjualan dextro. Sementara itu, polisi dibuat geleng-geleng kepala oleh Khusus Agus Priyanto yang sehari-hariĀ  bekerja sebagai tukang tambal ban. Sebab, tingkah bapak beranak satu itu tidak wajar. Bahkan, pria berbadan tambun tersebut bersemangat ketika wartawan memotret dirinya .

Lanjutkan Membaca : 1 | 2