BANYUWANGI, KOMPAS.com – Stasiun Banyuwangi Kota yang berada di Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur menjadi stasiun nomor satu tersibuk yang melayani perjalanan kereta api di daerah operasi (Daop) 9 Jember.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat Kabupaten Banyuwangi menjadi wilayah dengan jumlah total penumpang tertinggi sebanyak 207.586 orang atau 49 persen dari total penumpang di Daop 9 Jember mencapai 416.000 orang.
Kereta api favorit penumpang adalah KA Sri Tanjung dan KA Probowangi untuk kategori public service obligation (PSO), serta KA Blambangan Ekspres dan KA Wijaya Kusuma untuk kategori kereta api jarak jauh komersil.
Baca juga: 416.945 Orang Gunakan Kereta Api di Daop 9 Selama Nataru, Banyuwangi dan Jember Terbanyak
“Sebanyak 62.744 penumpang di antaranya turun dan berangkat dari stasiun Banyuwangi Kota, disusul Stasiun Ketapang dan Stasiun Kalisetail,” kata manager hukum dan humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro di Banyuwangi, Selasa (6/1/2026).
Ada banyak hal yang menjadi faktor Banyuwangi menggaet banyak penumpang, salah satunya potensi wisata yang dimiliki, membuatnya menjadi wilayah yang paling banyak dituju pengguna jasa kereta api.
Secara aksesibilitas, stasiun yang dulu bernama Stasiun Karangasem itu berada di lokasi yang strategis, yaitu di wilayah Kota Banyuwangi yang cukup mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan daring.
Hal menarik dari stasiun ini adalah desain arsitekturnya yang menonjolkan etnik Suku Osing yang merupakan suku asli Banyuwangi dipadukan dengan sentuhan modern yang artistik.
Penumpang juga akan merasa nyaman dengan area tunggu yang lebih luas, bersih, dan nyaman.
Baca juga: Mengenal Stasiun Kalisetail Banyuwangi, Masuk 3 Besar Stasiun Tersibuk di Daop 9 Jember
Selain itu, mereka dimudahkan dengan berbagai gerai makanan, minuman dan pusat oleh-oleh di dalam area stasiun serta layanan penitipan barang, penyewaan sepeda motor hingga penginapan di sekitar stasiun.
Di sisi lain, dengan pertumbuhan penumpang yang cukup tinggi mencapai 11 persen saat momen libur Natal dan Tahun Baru, PT KAI mengkaji dan mempersiapkan relasi baru yang menghubungkan Banyuwangi menuju beberapa kota.
“Ada peluang market yang bisa kami tangkap untuk mengembangkan layanan kereta api keberangkatan dan kedatangan di Banyuwangi,” tandasnya.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang







