Berita Terkini Seputar Banyuwangi

Menyerukan Warga Nahdliyin Satu Suara

KH. Maksum Safi’i
KH. Maksum Safi’i

Pada Pilgub Jatim 2013

BANYUWANGI – Seruan agar warga Nahdhiyin satu suara dalam menentukan pilihan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim) tahun 2013 mendatang terus mengalir. Kali ini, seruan itu dilontarkan tokoh sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, KH. Maksum Safi’i. Menurut tokoh yang akrab disapa Kiai Maksum itu, mayoritas penduduk Jatim adalah warga Nahdhiyin.

Jadi, sudah selayaknya tokoh NU memimpin provinsi paling timur Pulau Jawa ini. “Sikap ini sejalan dengan pidato ketua Pengurus Wilayah (PW) NU Jatim, KH. Mutawakkil Alallah, beberapa waktu lalu. Dalam pidatonya, beliau (KH Mutawakkil) mengatakan bahwa pada pilgub mendatang sudah saatnya warga NU memilih gubernur dari kalangan NU, bukan wakil gubernur,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di kediamannya di Jalan Cut Nyak Dien, Banyuwangi, kemarin (11/12).

Kiai Maksum menilai, tokoh dari kalangan NU yang tepat untuk menjadi calon gubernur (cagub) Jatim adalah Khofifah Indar Parawansa Sebab, perempuan yang satu ini memiliki pengalaman dan ke mampuan yang mumpuni memimpin Jatim. “Beliau (Khofifah) layak menjadi gubernur. Pengalaman dan kemampuannya sangat mumpuni. Saya tahu beliau menjabat ketua Muslimat NU dua periode, pernah menjabat menteri di era Presiden Gus Dur (Abdurrahman Wahid), menjabat Presiden Koperasi ASEAN, dan wakil ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin). Pengalaman dan keilmuannya insyaallah mampu memajukan Jatim,” paparnya.

Pertimbangan lain, Khofifah adalah kader NU yang mampu mengimbangi cagub lain. Apalagi, Khofifah adalah sosok yang bersih. “Meskipun beliau per nah menjabat di lembaga pe merintahan (menteri), beliau tidak pernah terlibat korupsi,” pungkasnya. Sebelumnya, seruan serupa juga dilontarkan Rais Syuriah PCNU Banyuwangi, KH. Ah mad Hisyam Syafaat. Seruan tersebut didasari fenomena munculnya dua nama kader NU dalam bursa cagub Jatim. Me reka adalah Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Dewan Penasihat Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Saifullah Yusuf.

Gus Hi syam ber harap jajaran pengurus dan warga NU tetap satu barisan dalam menentukan pilihan saat pilgub mendatang. “Sebab, ha nya dengan bersatu kader NU bisa menang menjadi gubernur,” katanya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi beberapa hari lalu. Gus Hisyam menjelaskan, su dah saatnya pengurus dan warga NU belajar banyak pada pilgub 2008. Beberapa kader NU maju, baik sebagai calon gubernur maupun wakil gubernur. Akibat nya posisi gubernur justru menjadi milik orang lain. (radar)

WP Radio
WP Radio
OFFLINE LIVE