Mobil Gowes Diminati Pelajar

0
143

siswasdBANYUWANGI – Mobil gowes di sekitar Taman Blambangan Banyuwangi, semakin mulai banyak digandrungi warga. Hampir setiap hari, kendaraan tenaga manusia ini berseliweran menyusuri jalan raya sekitar Taman Blambangan dan Taman Sritanjung. Untuk menjaga keselamatan bagi penyewa dan masyarakat lainnya, tampaknya perlu ada aturan khusus. “Cuma yang membuat aturan itu siapa?


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Mobil gowes itu belum ada izinnya,” cetus Kepala Bidang (Kabid) Hubungan Darat pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Banyuwangi, Hendra Lesmana. Penyewaan mobil gowes ini beroperasi mulai pagi hingga malam terutama pada hari libur seperti kemarin. Masyarakat yang memanfaatkan jasa penyewaan kendaraan rakitan itu ternyata juga tinggi.

Loading...

Tidak terkecuali, penyewanya adalah kalangan anak-anak di bawah umur. Sejumlah siswa SDN Kepatihan yang tidak libur pada hari Minggu kemarin, siswanya banyak yang menyewa kendaraan yang dibuat ikon wisata di Kabupaten Banyuwangi itu. Para siswa ini, berkeliling Taman Blambangan di tengah arus kendaraan lalu lintas yang cukup padat “Kalau anak-anak ya bisa membahayakan,” terangnya.

Menurut Hendra, pengelola penyewaan mobil gowes ini pernah mengajukan izin ke Dishubkominfo. Karena tidak ada aturan, maka pihaknya juga tidak bisa memenuhi pengajuannya itu. “Polisi juga tidak mau mengizinkan,” ujarnya pada Jawa Pos Radar Banyuwangi. Agar tidak membahayakan bagi penyewa dan masyarakat, perlu ada aturan khusus untuk mengatur operasional kendaraan ini. “Agar tidak berbahaya, anak-anak yang akan naik mobil gowes harus didampingi oleh orang dewasa, kalau masih di bawah umur jangan dilayani,” usulnya. (radar)

Loading...