Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Musim Paceklik, Nelayan Mimbo Situbondo Diminta Memanfaatkan Budidaya Rumput Laut

musim-paceklik,-nelayan-mimbo-situbondo-diminta-memanfaatkan-budidaya-rumput-laut
Musim Paceklik, Nelayan Mimbo Situbondo Diminta Memanfaatkan Budidaya Rumput Laut
Daftarkan email Anda untuk Berlangganan berita dikirim langsung ke mailbox Anda

RadarBanyuwangi.id – Sejumlah nelayan di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, kesulitan mendapatkan ikan saat melaut.

Ini disebabkan angin kencang dan ombak besar. Bahkan cuaca ekstrem ini menyebabkan perahu rusak dihantam ombak.

Salah satu nelayan, Basuki mengatakan, beberapa hari ini banyak nelayan saat melaut jarang mendapatkan ikan. Ini disebabkan karena faktor cuaca yang tidak mendukung.

“Sekarang memang susah ikan. Kenapa? Karena terang bulan. Jadi kalau sudah terang bulan, ikan itu sedikit,” ujarnya, Minggu (23/6).

Baca Juga: Kratom? Berikut Penjelasan Mengenai Tanaman Unik yang Diminta Presiden Jokowi untuk Dibahas Khusus

Kata Basuki, meskipun sudah dicari ke berbagai tempat, ikan masih jarang ditemui.

Yang ada saat melaut itu hanya angin kencang dan ombak besar. Sehingga tidak berani untuk melanjutkan bekerja.

“Takut pas tiba-tiba ombak besar di tengah. Jadi kalau angin sudah kencang pasti ada yang pulang ke darat. Dari pada kecelakaan lebih baik pulang saja,” jelasnya.

Dikatakan, akibat ombak besar menyebabkan dua unit perahu milik nelayan rusak.  Satu unit masih bisa diselamatkan, sedangkan satu unit lainnya sudah tidak bisa digunakan lagi karena mengalami kebocoran.

“Perahu yang rusak sekarang masih ada di pinggir laut. Yang punya perahu sudah pasrah dan tidak diperbaiki lagi. Khawatir ketika diperbaiki tidak bisa kembali normal, justru nanti ketika dipakai melaut justru membahayakan keselamatan,” cetusnya.

Baca Juga: Kecewa Karena Tiket Habis, Pengguna Kereta Api Tawangalun Minta Tambahan Perjalanan Kereta

Sementara itu, kepala Bidang (kabid) Pemberdayaan Nelayan di Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Roy Hidayat mendorong para nelayan untuk memanfaatkan keberadaan rumput laut.

Harapannya selama kesulitan mendapatkan ikan, maka budidaya rumput laut jadi sumber penghasilan para nelayan.

“Kami sudah memberikan pelatihan budidaya kepada puluhan nelayan. Ke depan mereka bisa menerapkan sendiri,” ucapnya.

Sumber: Jawa Pos Radar Situbondo


Page 2


Page 3

RadarBanyuwangi.id – Sejumlah nelayan di Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, kesulitan mendapatkan ikan saat melaut.

Ini disebabkan angin kencang dan ombak besar. Bahkan cuaca ekstrem ini menyebabkan perahu rusak dihantam ombak.

Salah satu nelayan, Basuki mengatakan, beberapa hari ini banyak nelayan saat melaut jarang mendapatkan ikan. Ini disebabkan karena faktor cuaca yang tidak mendukung.

“Sekarang memang susah ikan. Kenapa? Karena terang bulan. Jadi kalau sudah terang bulan, ikan itu sedikit,” ujarnya, Minggu (23/6).

Baca Juga: Kratom? Berikut Penjelasan Mengenai Tanaman Unik yang Diminta Presiden Jokowi untuk Dibahas Khusus

Kata Basuki, meskipun sudah dicari ke berbagai tempat, ikan masih jarang ditemui.

Yang ada saat melaut itu hanya angin kencang dan ombak besar. Sehingga tidak berani untuk melanjutkan bekerja.

“Takut pas tiba-tiba ombak besar di tengah. Jadi kalau angin sudah kencang pasti ada yang pulang ke darat. Dari pada kecelakaan lebih baik pulang saja,” jelasnya.

Dikatakan, akibat ombak besar menyebabkan dua unit perahu milik nelayan rusak.  Satu unit masih bisa diselamatkan, sedangkan satu unit lainnya sudah tidak bisa digunakan lagi karena mengalami kebocoran.

“Perahu yang rusak sekarang masih ada di pinggir laut. Yang punya perahu sudah pasrah dan tidak diperbaiki lagi. Khawatir ketika diperbaiki tidak bisa kembali normal, justru nanti ketika dipakai melaut justru membahayakan keselamatan,” cetusnya.

Baca Juga: Kecewa Karena Tiket Habis, Pengguna Kereta Api Tawangalun Minta Tambahan Perjalanan Kereta

Sementara itu, kepala Bidang (kabid) Pemberdayaan Nelayan di Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Roy Hidayat mendorong para nelayan untuk memanfaatkan keberadaan rumput laut.

Harapannya selama kesulitan mendapatkan ikan, maka budidaya rumput laut jadi sumber penghasilan para nelayan.

“Kami sudah memberikan pelatihan budidaya kepada puluhan nelayan. Ke depan mereka bisa menerapkan sendiri,” ucapnya.

Sumber: Jawa Pos Radar Situbondo