Olah Sampah Jadi Pupuk Organik

0
2055
Kepala Desa Tembokrejo, Sumarto (dua dari kanan) bersama petugas menunjukkan pupuk organik dari sampah.

MUNCAR – Sampah yang banyak berserakan di wilayah Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, sempat menjadi masalah yang serius selama puluhan tahun. Di pinggir jalan, sungai, dan pantai banyak ditemukan tumpukan sampah.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Keluhan warga tentang sampah yang menumpuk itu, memicu Pemerintah Desa Tembokrejo untuk bisa mengatasi, terlebih bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat. “TPS (tempat pembuangan sampah sementara) tidak ada,” cetus Kepala Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, Sumarto.

Sumarto menyebut sampah yang banyak menumpuk di wilayahnya itu paling banyalc sampah rumah tangga. Selain dari warganya, sampah itu juga kiriman dari daerah lain. “Desa Tembokrejo itu memang luas dengan penduduk cukup tinggi,” katanya.

Menurut Sumarto, luas wilayah Desa Tembokrejo itu 547.9180 hektare yang terbagi 167 rukun tetangga (RT) dan 62 rukun warga (RW), dengan jumlah penduduk mencapai 8.890 kepala keluarga (KK).

Loading...

“Saat itu Desa Tembokrejo seperti daerah sampah, di mana-mana sampah menumpuk,” ujarnya. Melihat kondisi desanya yang terkesan kotor dan kumuh itu, Sumarto selaku kepala desa di tahun 2007 mengajukan proposal ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim untuk pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Reduce, Reuse, dan Recycle (TPS T3R).

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last