Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Tawarkan Sensasi Beri Makan Domba dan Alpaca, Ijen Farmhouse Banyuwangi Diserbu Wisatawan

tawarkan-sensasi-beri-makan-domba-dan-alpaca,-ijen-farmhouse-banyuwangi-diserbu-wisatawan
Tawarkan Sensasi Beri Makan Domba dan Alpaca, Ijen Farmhouse Banyuwangi Diserbu Wisatawan

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Wisata edukasi Ijen Farmhouse di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur merupakan ruang rekreasi yang memadukan nuansa alam, edukasi, dan hiburan keluarga dalam satu kawasan yang ramah anak.

Mengusung konsep peternakan bernuansa Eropa, pagar-pagar kayu bernuansa klasik dipadukan sejuknya udara di kaki Gunung Ijen, menjadi lokasi yang nyaman bagi wisatawan menjelajahi wahana yang ditawarkan.

Wisatawan dapat berinteraksi langsung dengan hewan-hewan ternak seperti domba, kambing pypgmy, alpaca, ayam brahma, kuda poni, serta belajar banyak hal baru untuk liburan dengan pengalaman yang berbeda.

“Ijen Farmhouse adalah wisata farmhouse pertama di Banyuwangi dan wilayah tapal kuda,” kata general manager Grand Harvest Banyuwangi, Indra Iwan Putra, Kamis (1/1/2025).

Baca juga: 9 Mobil di Farmhouse Ringsek Tertimpa Pohon Tua, Pengelola Janji Ganti Rugi

Tak heran, sejak soft opening pada Senin (29/12/2025), kunjungan wisatawan terus meningkat dari hari ke hari selama momen libur natal dan tahun baru.

Pada hari pertama tahun baru 2026, Ijen Farmhouse diserbu wisatawan. Tampak dari area pintu masuk, antrean cukup panjang.

Masuk ke area Farmhouse, beberapa spot pun ramai dikunjungi wisatawan yang tampak antusias menjajal berbagai pengalaman yang ditawarkan.

Di sana, keluarga terutama anak-anak bisa mendapatkan pengalaman menarik untuk memberi pakan hewan seperti domba-domba yang didatangkan dari Swiss dan alpaca dari Peru, dan hewan-hewan lainnya, hingga bisa naik kuda.

Wisata edukasi Ijen Farmhouse di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur.KOMPAS.COM/ FITRI ANGGIAWATI Wisata edukasi Ijen Farmhouse di Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur.

Namun begitu, hewan-hewan yang ada di Ijen Farmhouse merupakan hewan-hewan jinak yang telah terbiasa hidup di peternakan dan berinteraksi dengan manusia.

“Sebagai sarana edukasi, hewan yang ada memang sudah lahir di farm dan biasa interaksi dengan manusia. Selain itu, area wisata juga dampingi tim ahli yang sudah handle mereka (hewan) sejak lahir,” tuturnya.

Harga tiket

Baca juga: Harga Tiket Masuk Farmhouse Lembang Terbaru, Jam Buka, dan Aktivitas 

Selain memberi pakan hewan, pengunjung bisa naik kuda, belajar pembuatan cotton candy, pembuatan clay dan banyak aktivitas menarik lainnya yang bisa mengalihkan anak dari gadget.

Tiketnya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp 35.000, pengunjung sudah bisa masuk dan mendapatkan susu gratis, kemudian Rp 55.000 untuk paket rice bowl, dan Rp 75.000 untuk memberi pakan hewan secara langsung.

“Range harga tidak terlalu mahal supaya masyarakat bisa menikmati. Dan selama libur nataru ada diskon 20 persen all category,” ujar Indra.

Ke depan, area wisata tersebut akan terus dikembangkan dan direncanakan re-brand hewan dan interior setiap enam bulan sekali.

Wisatawan asal Probolinggo, Ayudia (35) mengungkapkan ketertarikannya dengan wisata Ijen Farmhouse yang disebutnya menampilkan hewan-hewan lucu.

“Saya sendiri baru pertama kali lihat alpaca, anak saya juga happy, dia sepertinya terkesan,” ujar dia. 

Hal yang sama diungkapkan Ferdian (37) bapak dua anak asal Jember yang mengaku senang bisa mengajak anaknya ke wisata edukasi sehingga tak ketergantungan ponsel selama liburan.

“Awalnya anak takut, tapi makin lama makin antusias, bagus,” tuturnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang