Olahan Tradisional Cita Rasa Internasional

0
347
MAKNYUS: Makanan yang disajikan serba lengkap

KEBERADAAN Dapur Oesing mendapat apresiasi luas dari semua kalangan masyarakat. Tidak hanya dari dalam negeri, beberapa turis asing juga kedapatan menyukai tempat yang digagas Bambang Hariyono ini. Selain makanan yang diakui cukup pas, keberadaan wisata kuliner yang dijadwalkan buka mulai pukul 05.00 hingga 23.00 ini.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Pengelola Dapur Oesing Bambang Hariyono mengatakan, beberapa turis asing sempat kesengsem dengan pusat jajanannya. Mereka berkesan lantaran ada unsur sejarah, tradisonal, dan modern yang digabungkan secara apik dalam konsep penataan tempat wisata kuilner ini. Beberapa turis dari Belanda, Jerman, Belgia dan Australia yang sempat singgah menaruh jempol atas keberadaan tempat ini.

Loading...

Selain itu, acungan jempol juga datang dari konsep pembuatan makanan. Meski
beraneka ragam, pola pembuatan secara tradisional juga dinilai cukup langka saat ini. Inilah yang kemudian menjadi daya tarik lebih dari keberadaan Dapur Oesing ini. “Makanannya enak dan murah,” ujar Ramada Kusuma, salah satu penikmat kuliner di Dapur Oesing.

Meski pembuatan diolah secara tradisional, apresiasi turis asing setidaknya cukup menggambarkan kuliatas masakan yang disajikan. Diolah secara tradisional justru menghasilkan cita rasa internasional. Begitulah kira-kira bentuk dukungan turis asing yang singgah atas keberadaan Dapur Oesing ini. (radar)