sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional serta menjamin keselamatan pelanggan selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyelenggarakan tes kebugaran bagi seluruh pekerja.
Kegiatan ini berlangsung serentak pada Senin, 24 November 2025 di lima titik pelayanan kesehatan KAI Daop 8 Surabaya.
Baca Juga: Perkembangan Kasus Suap Proyek Kereta Api, KPK Dalami Peran Tiga Terpidana di Sukamiskin
Tes kebugaran dipusatkan di lima Klinik Mediska Kereta Api, meliputi:
- Klinik Mediska Surabaya Gubeng
- Klinik Mediska Sidotopo
- Klinik Mediska Sidoarjo
- Klinik Mediska Mojokerto
- Klinik Mediska Malang
Penyelenggaraan di beberapa titik tersebut bertujuan memberikan akses kesehatan yang merata, sehingga seluruh pekerja operasional maupun non operasional dapat mengikuti pemeriksaan secara efektif.
Baca Juga: Infrastruktur Diperkuat, KAI Daop 9 Jember Pastikan Kelancaran Perjalanan Kereta Api Nataru
Langkah Strategis untuk Menjamin Kesiapan Personel
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa tes kebugaran rutin menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel menghadapi masa layanan yang diprediksi mengalami lonjakan pelanggan.
Menurutnya, keselamatan, kenyamanan pelanggan, dan kesehatan pekerja merupakan prioritas utama.
Pemeriksaan kesehatan menyeluruh dilakukan agar seluruh pekerja dapat bertugas secara optimal selama masa Angkutan Nataru.
Baca Juga: Viral Kasus Tumbler, KAI Tegaskan Barang Pribadi Tanggung Jawab Pengguna Kereta Api
Rangkaian Pemeriksaan Kesehatan dan Kebugaran
Tes kebugaran mencakup beberapa tahapan, antara lain:
- Screening fisik awal meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan tekanan darah.
- Pengisian kuesioner PAR-Q untuk menilai kesiapan aktivitas fisik.
- Tes kebugaran metode YMCA 3 Minutes Step Test, yaitu gerakan naik-turun bangku selama tiga menit untuk mengukur fungsi jantung dan paru.
Sebanyak 2.384 pekerja mengikuti kegiatan ini, terdiri dari masinis, asisten masinis, kondektur, petugas PPKA, petugas perawatan sarana dan prasarana, hingga pekerja non operasional lainnya di wilayah Daop 8 Surabaya.
Baca Juga: Transformasi Transportasi di Jawa Barat, Kolaborasi KAI dan Pemprov Jabar untuk Layanan Kereta Api Lebih Baik
Penguatan Keamanan dan Pengawasan Operasional
Selain memastikan kesiapan sumber daya manusia, KAI Daop 8 Surabaya turut memperkuat aspek keamanan menjelang libur akhir tahun.
Page 2
Page 3
sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – Dalam rangka memastikan kesiapan operasional serta menjamin keselamatan pelanggan selama masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyelenggarakan tes kebugaran bagi seluruh pekerja.
Kegiatan ini berlangsung serentak pada Senin, 24 November 2025 di lima titik pelayanan kesehatan KAI Daop 8 Surabaya.
Baca Juga: Perkembangan Kasus Suap Proyek Kereta Api, KPK Dalami Peran Tiga Terpidana di Sukamiskin
Tes kebugaran dipusatkan di lima Klinik Mediska Kereta Api, meliputi:
- Klinik Mediska Surabaya Gubeng
- Klinik Mediska Sidotopo
- Klinik Mediska Sidoarjo
- Klinik Mediska Mojokerto
- Klinik Mediska Malang
Penyelenggaraan di beberapa titik tersebut bertujuan memberikan akses kesehatan yang merata, sehingga seluruh pekerja operasional maupun non operasional dapat mengikuti pemeriksaan secara efektif.
Baca Juga: Infrastruktur Diperkuat, KAI Daop 9 Jember Pastikan Kelancaran Perjalanan Kereta Api Nataru
Langkah Strategis untuk Menjamin Kesiapan Personel
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan bahwa tes kebugaran rutin menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel menghadapi masa layanan yang diprediksi mengalami lonjakan pelanggan.
Menurutnya, keselamatan, kenyamanan pelanggan, dan kesehatan pekerja merupakan prioritas utama.
Pemeriksaan kesehatan menyeluruh dilakukan agar seluruh pekerja dapat bertugas secara optimal selama masa Angkutan Nataru.
Baca Juga: Viral Kasus Tumbler, KAI Tegaskan Barang Pribadi Tanggung Jawab Pengguna Kereta Api
Rangkaian Pemeriksaan Kesehatan dan Kebugaran
Tes kebugaran mencakup beberapa tahapan, antara lain:
- Screening fisik awal meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar perut, dan tekanan darah.
- Pengisian kuesioner PAR-Q untuk menilai kesiapan aktivitas fisik.
- Tes kebugaran metode YMCA 3 Minutes Step Test, yaitu gerakan naik-turun bangku selama tiga menit untuk mengukur fungsi jantung dan paru.
Sebanyak 2.384 pekerja mengikuti kegiatan ini, terdiri dari masinis, asisten masinis, kondektur, petugas PPKA, petugas perawatan sarana dan prasarana, hingga pekerja non operasional lainnya di wilayah Daop 8 Surabaya.
Baca Juga: Transformasi Transportasi di Jawa Barat, Kolaborasi KAI dan Pemprov Jabar untuk Layanan Kereta Api Lebih Baik
Penguatan Keamanan dan Pengawasan Operasional
Selain memastikan kesiapan sumber daya manusia, KAI Daop 8 Surabaya turut memperkuat aspek keamanan menjelang libur akhir tahun.







