Pemkab Kucurkan Rp 200 M Untuk Bangun Irigasi

0
796

bupati-anas-melihat-langsung-hasil-pembangunan-irigasi-beberapa-waktu-lalu


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi terus menggenjot pembangunan infrastruktur pertanian. Tidak tanggung-tanggung, rata-rata dana yang digelontor untuk membangun jaringan irigasi mencapai Rp 50 miliar per tahun dalam empat  tahun terakhir.

Meski kalah populer dibandingkan dengan pembangunan jalan, pemkab berencana bakal kembali menganggar kan dana miliar rupiah untuk melanjutkan pembabangun jaringan irigasi pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD) 2017.

Sebab, pembangunan irigasi tersebut terbukti telah membawa dampak positif  terhadap sektor pertanian.  Ya, setelah pembangunan jaringan irigasi gencar dilakukan, produktivitas pertanian di  Banyuwangi meningkat. Sebagai contoh, produktivitas tanaman padi di Banyuwangi pada tahun  2014 mencapai 65,06 kuintal per hektare (ha). Angka tersebut jauh lebih tinggi dibanding rata-rata Jatim yang “hanya” sebesar  62,76 kuintal per ha.

Loading...

Sedangkan di tahun 2012, produktivitas tanaman padi di Bumi Blambangan sebesar 62 kuintal per Ha. Sementara itu, pada semester pertama 2016 tingkat produktivitas padi di Banyuwangi mencapai 65,30 kuintal per ha. Jumlah panen padi sejak awal  tahun hingga Juni mencapai  424.998 ton.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2