Beranda Politik Penataan PKL ≠ Memindah

Penataan PKL ≠ Memindah

0
1651

MENCERMATI perseteruan antara pedagang kai lima (PKL) di kawasan jalan Ahmad Yani dengan Satpol PP akhir-akhir ini sungguh bu-kanlah sesuatu yang elok untuk ditampilkan. Masing-masing pihak dengan argumennya, meyakinkan masyarakat bahwa apa yang mereka lakukan tidaklah salah; PKL dengan alasan bahwa berjualan di kawsan itu sebagai sumber nafkah penghasilannya, disatu sisi Satpol PP dengan bekal menegakkan perturan daerah maka bersikap tegas dengan melarang berjualan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Penegakkan aturan pemerintah daerah itu memang penting se bagai sebuah upaya untuk mencapai good governance dan good government yang diidamkan untuk mencapai pemerintahan yang dapat meraih tujuan ber-sama. Permasalahannya adalah di bagaimana sebuah aturan diterapkan dan digunakan sebagai pedoman bersama oleh seluruh elemen yang terlibat di dalamnya.

Sebaik-baik sebuah peraturan adalah bila ia dapat menaungi dan mengayomi serta memberikan solusi bagi kepentingan masyarakat banyak, tidak hanya satu golongan saja. Untuk itu perlu mengajak bicara secara egaliter dan transparan dengan duduk bersama berbicara gayeng mendengarkan semua pendapat, aran dan mencari solusi bersama yang hasilnya akan mengikat semua pihak yang hadir di dalmnya.

Akan sangat naif bila rumor penataan PKL di kawasan jalan Ahmad Yani dikaitkan dengan upaya pemerintah kabupaten untuk bisa meraih Adipura benar-benar menjadi dasar hiruk pikuknya perseteruan kedua belah pihak hingga saat ini.

Dimana korelasinya? Apakah pedagang kali lima selama ini menjadi sumber permasalahan banyuwangi tidak dapat adi-pura? Apa hubungannya Adipura dengan kepuasan dan kesejahteraan ma-syarakat? Belajar dari Semarang dan Solo yang dianggap berhasil dalam menata PKL-nya, Pemerintah Banyuwangi hendaknya tidak menggunakan cara-cara militeristik dan represif dalam menertibkan kawsan jalan protokolnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

error: Uppss.......!