Pengen Tahu Jazz? Yuk Datang Saja ke Jazz Gunung Ijen Banyuwangi

0
250

 


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI –  Jazz Gunung Indonesia kembali menghadirkan pergelaran musik Jazz Gunung Ijen, atau biasa dikenal Ijen Summer Jazz pada 22 September 2018 mendatang.

Konser musik di kaki Gunung Ijen ini tidak hanya akan memberikan suguhan hiburan musik berkualitas tapi juga dijamin memperkaya pengetahuan penonton tentang musik jazz. Hal itu disampaikan Djaduk Ferianto yang didapuk sebagai host Jazz Gunung Ijen, saat press conference di Pendopo Sabha Swagata, Rabu (5/9/2018).

Presconference ini juga dihadiri artis pengisi acara diantaranya Mus Mujiono dan Personil Shadow Puppets Irsa Destiwi. Tidak ketingalan dihadiri founder Jazz Gunung Sigit Purnomo dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Djaduk mengatakan, Jazz Gunung Ijen memiliki konsep yang intim dan lekat antara penampil dan penontonnya. Tidak hanya kedekatan yang ditawarkan, namn para penonton akan diajak menambah wawasannya seputar jazz, terutama seputar musikalitas para line up yang akan hadir nanti.

“Konser ini memang berbeda, tidak hanya memberikan hiburan namun kami juga akan menginformasikan sebanyak banyaknya kepada penonton tentang perkembangan dunia jazz, latar belakang jazz para penampil baik karakter dan genre mereka. Ini sekaligus menjadi investasi kultural yang memperkaya pengalaman penonton,” ujar Djaduk.

Jazz Gunung Ijen 2018 akan dimeriahkan oleh penyanyi Andien, Shadow Puppets feat. Marcell Siahaan, serta Idang Rasjidi & The Next Generation feat. Juga Mus Mujiono dan Sastrani sebagai penampil utama.  Ijen Summer Jazz ini diselenggarakan oleh managemen Jazz Gunung.

Mus Mujiono mengatakan pada konser ini, dia akan berkolaborasi dengan salah satu legenda Jazz Indonesia Idang Rasidi. Tidak hanya sekedar memainkan musik, dia juga berjanji akan menyajikan penampilan yang interaktif dan melibatkan penonton untuk menciptakan musik di atas panggung.

“Saya bangga bisa terlibat di Jazz Gunung Ijen ini. Karenanya saya ingin menampilkan yang terbaik dan membuat penonton enjoy dan merasakan pengalaman jazz yang sesungguhnya,” cetusnya.

Sedangkan Irsa Destiwi yang mewakili Shadow Puppet Quartet mengatakan akan tampil menggandeng penyanyi solo Marcell Siahaan. Mereka akan membawakan lagu-lagu Marcel yang sudah banyak terkenal seperti dalam aransemen baru yang kental dengan nuansa Jazz.

“Kami pastikan bakal memberi penampilan yang menarik. Selain menampilkan lagu milik Marcel  kami juga akan membawakan album Shadow Puppet “Indonesian Song Book”. Kami sangat bersemangat karena ini adalah tahun kedua kami terlibat di Jazz Gunung Ijen dan venuenya baru dengan konsep yang sangat apik, ” ujarnya.

Venue  Jazz Gunung Ijen tahun ini memang bakal berbeda dari tahun lalu. Masih satu area dengan Jiwa  Jawa Resort, panggung Jazz akan berdiri di di Amfiteater Taman Gandrung Terakota.

Venue ini menawarkan pemandangan dengan latar belakang kawasan persawahan berupa ratusan patung terakota berwujud penari Gandrung yang tersebar di sekitar persawahan 600 mdpl dengan kapasitas duduk penonton yang lebih besar.

“Sejak kami awal hadir di Banyuwangi kami memang ingin mengembangkan pariwisata, seni dan budaya Banyuwangi. Salah satunya kami wujudkan dengan membangun amfiteater Taman Gandrung Terakota yang kami anggap sebagai tempat merawat ruwat kebudayaan Banyuwangi. Nantinya disini akan menjadi panggung bagi tampilnya seni budaya lokal,” ujar founder Jazz Gunung Sigit Purnomo.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan bahwa pemkab sangat mengapresiasi dan terus mendukung pihak lain yang menggelar event di rangkaian Banyuwangi Festival.

“Kami bangga kepada pihak-pihak yang terus berupaya mendatangkan wisatawan ke sini dengan menggelar atraksi yang menarik, seperti bikin event jazz yang keren semacam ini. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi yang baik antara pemkab dan pihak swasta akan mempercepat pengembangan dunia pariwisata di Banyuwangi,” ujar Anas.

Tiket menonton Jazz Gunung Ijen pada tanggal 22 September 2018 sudah bisa didapatkan dengan harga Rp 375.000 untuk kategori Regular, dan Rp 750.000 untuk kategori Premium (termasuk jamuan makan malam). untuk informasi lebih lanjut silahkan mengunjungi situs resminya di www.jazzgunung.com.

Loading...

JUAL KAYU MURAH BERBAGAI JENIS & UKURAN

JUAL KAYU MURAH BERBAGAI JENIS & UKURAN

"JUAL KAYU MERANTE-KAMPER-BORNEO-DLL.ASAL SUMATRA" "UKURAN KAYU BORNEO" 1).KAYU BORNEO RENG RENG: 3 x 4 x 400 cm = Rp. 2.000.000…
10/10/2018
JAKARTA

Baca Juga :