Pembangunan Cable Car Kawah Ijen Tunggu Izin KLHK

  • Bagikan

BANYUWANGI – Rencana pembangunan cable car alias kereta gantung di Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, belum terlaksana. Hal itu dikarenakan belum turunnya izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Pembangunan kereta gantung harus dikerjakan di area berstatus taman wisata alam (TWA), yang secara otomatis masuk kawasan konservasi. Sehingga diperlukan proses evaluasi kesesuaian fungsi lahan yang digunakan,” ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Jumat (1/3/2019).

Jika izin dari KLHK sudah turun, jelas Anas, maka kawasan TWA Ijen akan diperluas. Sebab nantinya 10 persen area TWA Ijen akan digunakan untuk lokasi pembangunan kereta gantung tersebut.

“Lahan TWA di puncak Ijen sekarang seluas 92 hektare. Dan sedianya nanti akan ditambah menjadi 200 hingga 300 hektare, termasuk di kawasan Paltuding yang menjadi tempat parkir dan tempat peristirahatan wisatawan,” ujar Anas.

Anas menuturkan, pihak KLHK masih mengkaji rencana pembuatan cable car di Gunung Ijen. Pemkab hanya bisa berharap pengkajian tersebut lekas rampung dan ada kabar baik dari KLHK.

“Terus diproses karena menurut pusat ada hal-hal yang menurut pusat dilengkapi A,B,C,D nya daerah kan tidak boleh memaksa. Kita sudah menyampaikan berkali-kali, mudah-mudahan nanti ini bisa ada respon. Tapi intinya itu kewenangan KLHK dan KLHK masih ada kajian yang belum tuntas. Tapi menurut beliau akan ada solusi tinggal menunggu waktu dan mudah-mudahan bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Sambil menunggu izin dari KLHK turun, Anas mengatakan jika Pemerintah Banyuwangi terus melakukan perbaikan infrastruktur menuju wisata Gunung Ijen. Hal itu untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan.

“Pembangunan infrastruktur kita tetap lakukan. Sementara saat ini pembangunan dilakukan BKSDA untuk infrastruktur di atas puncak Ijen,” lanjutnya.

Diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata RI berencana membangun kereta gantung di kawasan Taman Wisata Alam Kawah Gunung Ijen. Tujuan pembangunan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Gunung Ijen. Baik wisatawan domestik maupun manca negara.

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: