Beranda Ekonomi Pengusaha Turunkan Harga Telur Puyuh

Pengusaha Turunkan Harga Telur Puyuh

0
2510

BANYUWANGI – Omzet penjualan telur puyuh di Banyuwangi turun drastis dalam beberapa bulan ini. Ini terjadi karena dua bulan ini, harga telur puyuh turun drastis dibanding bulan sebelumnya. Turun harga telur puyuh lokal ini, karena kalah bersaing dengan produksi telur dari Blitar dan Yogyakarta.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Untuk mempertahankan konsumen, maka pengusaha terpaksa menurunkan harga menyesuaikan harga telur puyuh luar daerah.  Menurut salah satu pengusaha telur puyuh,  Luluk Masruroh, menurunkan harga telur merupakan alternatif pengusaha untuk menjaga  pasar utama mereka dari gempuran produk  daerah lain.

Saat ini telur puyuh dari Jogja  dan Blitar sedang melirik pasar utama telur puyuh Banyuwangi, yakni Bali. Sebab mereka mengalami kendala untuk mengirim stok ke pasar utama mereka, yakni Kalimantan dan beberapa pulau besar lainnya.

“Karena harga dari Blitar dan Jogjakarta cenderung lebih murah kami berusaha bersaing lewat harga,” terangnya. Harga telur puyuh tingkat produsen yang semula Rp 21 ribu per kilogram kini turun jadi sekitar Rp 18 ribu.

Loading...

Sedangkan harga ke pedagang-pedagang pengecer, produsen menjual dengan harga Rp 22 ribu per kilogram. Di pasaran harga telur puyuh dijual dengan harga Rp 24 ribu. Pengiriman telur puyuh dari Banyuwangi  ke Bali terganggu karena kondisi ini.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

error: Uppss.......!