Penonton-Peserta Terbanyak Se-Indonesia

0
137

Peserta-Banyuwangi-BMX-International

BANYUWANGI – Sepeda sport BMX akhirnya menjadi sejarah bagi Banyuwangi. Hal itu mengacu penyelenggaraan Banyuwangi BMX International yang berlangsung di  sirkuit BMX Muncar kemarin (2/4). Ratusan atlet dari dalam dan luar negeri tampak berjibaku sejak awal.

Setiap atlet unjuk kebolehan pada even kaliber internasional itu. Ribuan pasang mata yang memadati tribun penonton pun dibuat takjub atas atraksi para atlet tersebut. Bahkan, pembawa acara mengklaim ajang tersebut merupakan yang terbanyak, baik peserta maupun penonton.

‘’Selama saya membawakan acara race BMX se-Indonesia, inilah yang paling banyak peserta dan penontonnya,” ujar master of ceremony berkostum kuning itu. Sementara itu, penonton tampak  terkesima dengan penampilan  para pembalap khusus di kelas men elite dan women elite.

Sebab, para peserta yang tampil merupakan atlet profesional. Sehingga, kepiawaian setiap atlet sangat menakjubkan.  Tidak sedikit para atlet yang terjatuh. Bahkan, tercatat ada puluhan peserta yang terjungkal di lintasan sirkuit. Meski begitu, mereka tidak ada yang mengalami  cedera serius.

‘’Terjatuh merupakan hal yang biasa,’’ ujar Ketua Pengurus Besar Ikatan Sepeda  Sport Indonesia (PB ISSI), Raja  Sapta Oktohari.  Ada 14 kelas yang dilombakan   pada even balap sepeda BMX yang masuk catatan Union Cyclist  International (UCI) itu.

Selama  sehari kemarin ada tiga kelas yang sukses melaju ke partai  final, yaitu kelas men elite, womenelite dan men junior.  Kelas lain akan dilanjutkan mulai pagi ini. Semua partai akan dilombakan hingga usai. Sebab, sejumlah partai terpaksa dihentikan karena waktu semakin  petang. Hal itu tidak memungkinkan perlombaan dilanjutkan. 

Loading...

Pembalap timnas Indonesia yang tampil dalam ajang itu  tampil sangat memukau. Elga Kharisma Novanda akhirnya keluar sebagai juara pada kelas women elite. Bahkan, dia menjadi pembalap tercepat dari tiga round yang digeber kemarin.

Kemenangan Elga Kharisma itu tidak lepas dari konsistensiya. Dia konsisten dalam mengayuh pedal sepeda. Naik podium itu memang menjadi target dia sejak awal. ‘’Saya memang target juara satu,” kata Elga. Pembalap wanita itu berambisi besar meraih hasil terbaik demi  menambah poin agar bisa tampil pada Olimpiade Rio De Janeiro.  

Terbukti, dia berhasil mengalahkan sejumlah pembalap dari dalam dan luar negeri. Elga sukses mengalahkan Regina Patricia Panie asal Nusa Tenggara  Barat (NTB) yang berada di posisi kedua. Posisi ketiga ditempati Chutikan Kitwanitsathian asal Thailand.

Pada kelas men elite, pembalap asal Denmark, Jimmy Therkelsen, sukses menjadi jawara. Pembalap Denmark itu memang digadang-gadang bakal meraih juara pada kelas tersebut. Hal itu mengacu penampilan dia selama menjajal sirkuit tersebut.

Bahkan, pembalap satu itu  mengalahkan dua pembalap  timnas Indonesia, Tony Syarifudin dan Rio Akbar, yang berada di peringkat kedua dan ketiga. Pada kelas men junior, pembalap asing masih menduduki posisi terdepan. Juaranya adalah Kyle Green asal Australia.

Kyle menyisihkan dua pembalap asal  Indonesia, yaitu Muhamad Tegar  Alam Tsany dan Muhamad Rifangi. Dua pembalap tersebut tercatat sebagai rider delegasi Yes BMX Indonesia dan GGM  ISSI Kabupaten Blitar. Pada kelas challenge boys U-13, Yovida Ade Aradea tampil memukau.  

Pembalap kebanggaan Banyuwangi itu menjadi yang terdepan dalam tiga kali lomba yang diikuti. Jika dia konsisten, maka tidak menutup kans dia akan meraih juara pada final yang dilangsungkan hari ini. Yang perlu diwaspadai, Yovida harus lebih hati-hati agar tidak terpeleset di arena balapan.

‘’Dia menjadi andalan kita,’’ ujar pelatih Yovida Ade Aradea, Laksmarion Mall, kemarin. Sementara itu, opening ceremony Banyuwangi BMX International kemarin dibuka Bupati Abdullah Azwar Anas. (radar) 

loading...


Kata kunci yang digunakan :