Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Penumpang Kereta Api Diminta Datang Lebih Awal ke Stasiun Medan, KAI Antisipasi Dampak Banjir

penumpang-kereta-api-diminta-datang-lebih-awal-ke-stasiun-medan,-kai-antisipasi-dampak-banjir
Penumpang Kereta Api Diminta Datang Lebih Awal ke Stasiun Medan, KAI Antisipasi Dampak Banjir

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh pelanggan yang akan melakukan perjalanan dari Stasiun Medan.

Penumpang diminta datang lebih awal untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat penutupan jalan, kemacetan, serta pengalihan arus lalu lintas yang terjadi menyusul banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Medan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas yang tidak menentu dapat memengaruhi waktu tempuh menuju stasiun.

Oleh karena itu, pelanggan diharapkan memperhitungkan waktu perjalanan agar tidak tertinggal kereta.

“Aspek ketepatan waktu sangat penting. Karena itu, calon penumpang diharapkan dapat memperhitungkan waktu tempuh menuju Stasiun Medan, agar tidak tertinggal kereta api,” ujarnya di Medan.

Baca Juga: Jangan Panik Saat Barang Hilang, Ini Cara Melapor di Kereta Api lewat Layanan Lost and Found KAI

Tetap Berangkat Sesuai Jadwal di Tiket

As’ad menekankan bahwa pelanggan harus tetap mengikuti jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Hal ini untuk menjaga disiplin operasional dan memastikan seluruh perjalanan kereta berjalan sesuai rencana.

KAI tetap mengutamakan ketepatan waktu sebagai bagian dari standar pelayanan kepada pelanggan.

Baca Juga: Angkutan Semen via Kereta Api Capai Puncak pada Agustus 2025, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Manfaatkan Layanan Face Recognition Boarding Gate

Untuk meningkatkan efisiensi proses boarding, KAI Divre I Sumut juga mengingatkan penumpang KA Sribilah Utama dan KA Putri Deli agar memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan.

Teknologi ini memungkinkan pelanggan melakukan boarding tanpa menunjukkan tiket maupun identitas fisik.

Layanan tersebut dirancang untuk mempercepat proses masuk peron, sekaligus mengurangi antrean.

Dengan sistem yang lebih praktis dan efisien, penumpang dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan modern.


Page 2


Page 3

sumber : radarbanyuwangi.jawapos.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh pelanggan yang akan melakukan perjalanan dari Stasiun Medan.

Penumpang diminta datang lebih awal untuk mengantisipasi potensi keterlambatan akibat penutupan jalan, kemacetan, serta pengalihan arus lalu lintas yang terjadi menyusul banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Medan.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, M. As’ad Habibuddin, menyampaikan bahwa kondisi lalu lintas yang tidak menentu dapat memengaruhi waktu tempuh menuju stasiun.

Oleh karena itu, pelanggan diharapkan memperhitungkan waktu perjalanan agar tidak tertinggal kereta.

“Aspek ketepatan waktu sangat penting. Karena itu, calon penumpang diharapkan dapat memperhitungkan waktu tempuh menuju Stasiun Medan, agar tidak tertinggal kereta api,” ujarnya di Medan.

Baca Juga: Jangan Panik Saat Barang Hilang, Ini Cara Melapor di Kereta Api lewat Layanan Lost and Found KAI

Tetap Berangkat Sesuai Jadwal di Tiket

As’ad menekankan bahwa pelanggan harus tetap mengikuti jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket.

Hal ini untuk menjaga disiplin operasional dan memastikan seluruh perjalanan kereta berjalan sesuai rencana.

KAI tetap mengutamakan ketepatan waktu sebagai bagian dari standar pelayanan kepada pelanggan.

Baca Juga: Angkutan Semen via Kereta Api Capai Puncak pada Agustus 2025, Ini Dampaknya bagi Ekonomi

Manfaatkan Layanan Face Recognition Boarding Gate

Untuk meningkatkan efisiensi proses boarding, KAI Divre I Sumut juga mengingatkan penumpang KA Sribilah Utama dan KA Putri Deli agar memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di Stasiun Medan.

Teknologi ini memungkinkan pelanggan melakukan boarding tanpa menunjukkan tiket maupun identitas fisik.

Layanan tersebut dirancang untuk mempercepat proses masuk peron, sekaligus mengurangi antrean.

Dengan sistem yang lebih praktis dan efisien, penumpang dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih nyaman dan modern.