Penyelundupan Ribuan Baby Lobster Senilai Rp 1,5 Miliar Digagalkan

0
310

Tepatnya pada hari Kamis (12/12/2019), transaksi benih lobster ilegal berhasil diungkap oleh pihak kepolisian. Diketahui, benih tersebut didapati oleh pelaku dari NTB untuk kemudian oleh pelaku dijual kembali ke luar pulau.

Pelaku terbilang memang cukup cerdik dalam menjalankan aksinya, dimana benih tersebut diangkut menggunakan sebuah mobil kecil setelah dipindahkan dari sebuah truk. Hal itu dilakukan mereka guna mengelabui pemeriksaan dan menghindar kecurigaan.

“Kami tangkap di wilayah Wongsorejo. Mobil dan 4 box styrofoam berisi 22 kantong plastik yang masing-masing ada 320 ekor lobster,” katanya.

Sementara itu, atas kasus penyelundupan ini, tersangka akan dikenakan pasal 92 dan/atau pasal 88 UU No.45 tahun 2009 tentang Perikanan Jo pasal 2 dan pasal 7 Permen KP RI No.56/ Permen-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster (panulirus spp), Kepiting (seyla spp), dan rajungan (portonus pelagicus spp) dari wilayah NKRI.

Kelima tersangka kasus penyelundupan benih lobster ilegal tersebut, terancam hukuman penjara maksimal 8 tahun dan denda sebesar Rp 1,5 miliar. Karena ulahnya, negara harus mengalami kerugian miliaran rupiah.

Lanjutkan Membaca : First | ← Previous | 1 |2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Curi Kayu Jati, Warga Banyuwangi dan Surabaya Diciduk Polisi