Perajin Ukir Kesulitan Tenaga Terampil

  • Bagikan

SILIRAGUNG – Usaha ukiran yang ditekuni Mustaqim, 30, warga Desa/Kecamatan Siliragung, mendapat berkah selama Ramadan. Saat ini pesanan   dari pasar dan toko banyak berdatangan. Selama ini Mustaqim membuat ukiran kebutuhan rumah tangga, seperti gantungan baju,  meja Alquran, dan tempat minuman kemasan banyak diincar  pasar.

“Cuma banyak yang konsinasi (titipan), saya ingin dibeli langsung,” katanya. Selain mengeluhkan sistem itu, yang dihadapi saat ini minimnya tenaga terampil. Beragam cara dilakukan untuk menarik tenaga kerja, seperti menggelar latihan ukir gratis.

Tapi, hasilnya kurang sesuai dengan harapan. “Susah mencari tenaga, saya ada pesanan 100 set, tapi bagaimana mengerjakannya,” ujarnya. Permasalahan klasik, yakni soal permodalan juga menjadi hambatan usahanya. Untuk memajukan usaha, dia berharap mendapat kemudahan untuk meminjam permodalan. “Omzet Rp 30 juta per bulan,  saya juga ingin kerja sama,” katanya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: