Banyuwangi, Jurnalnews.com – Angin kencang yang melanda Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, selama sepekan terakhir membawa dampak serius bagi petani jagung. Hembusan angin ekstrem dilaporkan telah memporak-porandakan tanaman jagung di sejumlah desa, membuat petani hanya bisa pasrah menelan kerugian.
Di beberapa lokasi, ladang jagung tampak roboh nyaris rata dengan tanah. Salah satu petani yang terdampak adalah Rahmat (52), warga Desa Sidowangi. Ia mengaku hampir separuh tanaman jagung miliknya rusak parah akibat terjangan angin kencang.
“Tanaman jagung saya rusak parah diterjang angin. Hampir separuh roboh dihantam angin kencang,” keluh Rahmat.
Keluhan serupa juga disampaikan Buhari (75), petani asal Desa Sumberanyar. Bahkan, tanaman jagung miliknya dilaporkan roboh seluruhnya akibat angin yang datang secara tiba-tiba dan sangat kuat.
“Waktu kejadian saya ada di gubuk, menyaksikan sendiri dahsyatnya angin itu. Jagung saya habis, roboh semua. Selama saya bertani, baru kali ini mengalami musibah seperti ini,” ujar Buhari dengan nada pasrah.
Berdasarkan pantauan Jurnalnews pada Sabtu (24/1/2026), ladang jagung milik petani di beberapa desa di Kecamatan Wongsorejo terlihat rusak parah. Tanaman yang seharusnya siap tumbuh subur justru rebah tak berdaya sebelum waktunya akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut. (Venus Hadi)






