Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Burung

0
585

KALIPURO – Sebanyak 1.780 ekor burung berkicau berbagai jenis diamankan petugas kepolisian di pintu keluar Pelabuhan ASDP Ketapang Selasa (19/1) dini hari kemarin. Ribuan burung tersebut terpaksa diamankan  lantaran pemiliknya tidak bisa menunjukkan dokumen dari Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) dan  Balai Karantina Hewan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Data yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, ribuan burung berbagai jenis itu milik Muzakar, 58, warga Gelogor, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, NTB. Burung yang dikemas dalam 51 boks tersebut hendak dikirim ke Surabaya menggunakan bus Titian Mas jurusan Lombok-Surabaya.

Setelah melewati Pelabuhan Padang Bai, Bali, ribuan burung  itu dihentikan aparat gabungan  di Pelabuhan ASDP Ketapang sekitar pukul 00.20 dini hari kemarin. Dari 1.780 burung yang  diamankan itu jenisnya bermacam- macam.

Kepada petugas, Muzakar mengatakan burung tersebut berjenis kepodang, baby kepodang, burung kacamata, manyar, emprit, dan lain-lain. Bus Titian  Mas yang mengangkut ribuan  burung itu dihentikan aparat di  pintu keluar pelabuhan setelah  menyeberang dari Pelabuhan  Gilimanuk menggunakan KMP Dharma Labitra.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Wangi (KPT), AKP Hadi  Siswoyo, mengatakan penangkapan  yang dilakukan itu merupakan  hasil dari Tiada Hari Tanpa Razia (THTR) yang dilakukan  petugas. Apalagi, saat ini  kawasan pelabuhan masih siaga  satu pasca teror bom di Jakarta  beberapa hari lalu.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last