Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Pengamen Asal Songgon

0
1780
Adegan rekonstruksi penganiayaan yang diperagakan oleh tersangka di pertigaan, lampu merah Tawang Alun, Desa Setail, Kecamatan Genteng.
Adegan rekonstruksi penganiayaan yang diperagakan oleh tersangka di pertigaan, lampu merah Tawang Alun, Desa Setail, Kecamatan Genteng.

BANYUWANGI – Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Genteng menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus pembunuhan Wahyu (27) pemuda asal Songgon yang dilakukan teman sesama pengamen, DI alias Kok (23). Rekontruksi digelar di pertigaan lampu merah Tawang Alun, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Rabu (6/12/2017).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Berdasarkan rekonsruksi tersebut, DI diketahui melancarkan beberapa pukulan terhadap korban, mulai dari memukul dengan tangan kosong hingga menggunakan batu bata.

“Ada delapan adegan yang diperagakan oleh pelaku. Dalam peragaan tersebut, terlihat korban tidak melakukan perlawanan sama sekali,” kata Kapolsek Genteng Kompol Sumarto.

Loading...

“Dari delapan adegan, lima diantaranya adalah adegan pemukulan, mulai dari dengan tangan kosong sampai menggunakan batu bata. Tersangka akan dijerat dengan pasal 351 ayat 3, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” tegasnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2