Tragis! Diduga Dianiaya, Pengamen Asal Songgon Meninggal di Rumah Sakit

0
2217
Kapolsek Genteng, Kompol Sumartono, saat menunjukan barang bukti berupa bata merah yang diduga digunakan untuk menganiaya korban
Kapolsek Genteng, Kompol Sumartono, saat menunjukan barang bukti berupa bata merah yang diduga digunakan untuk menganiaya korban.

BANYUWANGI – Diduga dianiaya oleh temannya sesama pengamen, Wahyu (27) pemuda asal Desa Sragi, Kecamatan Songgon, meninggal dunia sesaat setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Al Huda Genteng.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kapolsek Genteng, Kompol Sumartono menjelaskan, penganiayaan tersebut terjadi Selasa (21/11) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pelaku penganiayaan yang saat ini sudah diamankan oleh Polisi diketahui berinisial DI alias Kok (23) warga Desa Kembiritan, Genteng. Ia nekat menghajar karena sakit hati karena ditinggal pulang oleh korban saat di Kalibaru.

“Pelaku sakit hati karena ditinggal saat minum miras di wilayah Kalibaru, pelaku akhirnya menemui korban yang saat itu berada di pertigaan Tawang Alun Genteng, lalu dihajar oleh pelaku,” ungkap Sumartono.

Loading...

Pihak Kepolisian, lanjut Sumartono, awalnya pada Kamis (23/11) sekitar pukul 09.30 WIB, mendapat kabar dari pihak rumah sakit, bahwa ada seorang warga bernama Wahyu meninggal dunia dalam perawatan tanpa ada penanggung jawabnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last