Polisi Turunkan Paksa Pengamen

0
1099
Tiga pemuda diturunkan dari bak truk karena kedapatan naik tanpa izin sopir di Kecaman Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (26-8).

Sering Bikin Resah Kalangan Sopir Truk


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Truk Fuso bemomor polisi N 7892 UW terpaksa dihentikan polisi di jalan Raden Wijaya perbatasan Kecamatan Giri dan Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (26/8). Gara-garanya, truk tanpa muatan tersebut memuat tiga orang pengamen di bak belakang truk tersebut.

Truk dihentikan di tengah perjalanan karena petugas mendapati supir truk membawa muatan orang. Terkejut ada muatan tiga orang pengamen, sopir bernama Soleh, 50, itu mengaku tidak tahu, kapan para pengamen tersebut naik di atas bak. Selanjutnya, polisi yang bertugas memeriksa surat-surat kelengkapan kendaraan milik Soleh.

Loading...

“Saya tidak tahu jika ada anak-anak itu naik. Saya juga terkejut karena saya juga lupa mengenakan sabuk keselamatan,” ujar Sholeh. Setelah memeriksa surat-surat kendaraan milik sopir Fuso tersebut petugas polisi lalu menurunkan tiga orang pengamen itu. Karena tindakan ketiga orang itu sangat membahayakan keselamatan jiwa mereka sendiri.

“Kami baru saja naik dari lampu merah Penataban. Karena truk keburu-buru jalan, akhirnya kami langsung nggandol dan naik ke bak,” ucap Andri, 25, salah seorang pengamen. Akhirnya, sopir diberi surat tilang karena tidak mengenakan sabuk pengaman.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2