Polisi Gerebek Produsen Tuak

0
879
Proses Pembuatan Tuak.

Sita 525 Liter, Pelaku Disergap Setelah Turun dari Pohon Kelapa

BLIMBINGSARI – Upaya kepolisian memerangi peredaran minuman keras belum membuat jera penjual dan produsen. Meski ratusan liter arak sudah dimusnahkan, para produsen tidak kapok untuk memproduksi minuman memabukkan tersebut.

Yang terbaru, Satuan Sabhara Polres Banyuwangi kemarin (19/4) menggerebek produsen tuak di Dusun Glondong Amertasari, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari. Dari rumah milik produsen bernama l Putu Erdiana, 34, tersebut disita 14 jeriken ukuran 30 liter berisi miras jenis tuak dan tiga ember ukuran 35 liter tuak. Jika ditotal, ada 525 liter tuak yang disita oleh Sabhara Polres Banyuwangi.

Sekadar lahu, bahan baku tuak adalah air nira kelapa. Tuak tersebut bisa mengandung alkohol berkadar tinggi setelah dilakukan pengolahan. Biasanya produsen mencampurkan kayu ke dalam tuak agar berubah menjadi minuman keras.

“Kita sudah lama mengincar home Industry tuak tersebut. Sepekan lamanya anggota kami memantau gerak-gerik Putu Erdiana,” ujar Kasat Sabhara Polres Banyuwangi AKP Basori Alwi yang memimpin langsung penggerebekan home industry tuak tersebut.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last