Polisi Ringkus Sindikat Pembobol ATM di Banyuwangi

0
1632
Kapolres Banyuwangi, AKBP. Agus Yulianto didampingi Kasubaghumas AKP. Bakin dan Kapolsek Kalipuro, AKP. Supriyadi serta tersangka saat pers rilis di Mapolres, Selasa sore (29/8/17)
Kapolres Banyuwangi, AKBP. Agus Yulianto didampingi Kasubaghumas AKP. Bakin dan Kapolsek Kalipuro, AKP. Supriyadi serta tersangka saat pers rilis di Mapolres, Selasa sore (29/8/17)

BANYUWANGI – Sindikat pembobol anjungan tunai mandiri (ATM) diungkap jajaran Polsek Kalipuro. Satu dari tiga pelaku berhasil ditangkap. Dia adalah Ahmad Rahman, 24, pria asal Desa Bedeg Blambangan, Kecamatan Buay Rujung, Kabupaten Ogan Kemiring Ulu (OKU), Sumatera Selatan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Saat beraksi, Rahman tidak sendirian Dia bersama dua teman lainnya, yakni, RN, 21, dan PN, 25, asal Palembang. Sayang, keduanya berhasil kabur setelah melakukan aksi kejahatan.

Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yuliantoo mengatakan, tersangka Ahmad Rahman berperan sebagai pengawas lapangan plus pembantu warga yang kartu ATM-nya tersangkut di mesin anjungan tunai mandiri. Sedangkan RN dan PN berperan memasang stiker call center palsu yang seolah-olah dipasang pihak bank.

“ATM yang dijadikan modus kejahatan milik Bank BNI. Setidaknya ada tiga lokasi ATM BNI, satu di Jember dan dua di wilayah Banyuwangi,” terang Kapolres. Perwira dengan tanda pangkat dua melati di pundak itu menambahkan, ketiganya beraksi di wilayah timur Jawa berawal dari Bogor.

Selanjutnya, ketiganya pelaku naik pesawat turun di Surabaya. Perjalanan berlanjut menuju Kota Jember. Di Kabupaten suwar-suwir tersebut ketiganya membeli dua unit sepeda motor Yamaha Mio yang kemudian digunakan untuk alat kejahatan.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last