PPSM MAGELANG v PERSEWANGI

0
168

bawaBawa Pulang Satu Poin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

MAGELANG – Persewangi memastikan satu poin dalam lawatannya ke Stadion Madya Sanden, Kota Magelang, sore kemarin (7/5). Menghadapi tuan rumah PPSM Magelang Sakti, Laskar Blambangan mampu bermain imbang dengan skor 1-1. Meski gagal mencuri poin maksimal dalam laga tersebut, hasil imbang itu patut disyukuri anak asuh Bagong Iswahyudi. Setidaknya, tekanan nonteknis yang sempat menghantui kubu Persewangi berhasil diredam dalam away tersebut.

Atmosfer pertandingan di babak awal memang sempat memanas. Hal itu terjadi sejak tim tuan rumah mencetak gol di menit kedelapan. Pelanggaran pemain Persewangi, Anis Mujiono, terhadap Hendri Adi membuat wasit Fahrizal Kahar asal Jakarta Utara menunjuk titik putih. Keputusan itu tentu saja membuat pemain Persewangi protes. Mereka menilai tidak ada pelanggaran di area terlarang tersebut. Namun, wasit tidak menggubris protes yang dilancarkan kubu Persewangi.

Tendangan Fery Setyawan menjebol gawang Laskar Blambangan yang dikawal Arif Purnama. Tuan rumah pun unggul 1-0. Tertinggal satu gol, Persewangi mencoba bangkit. Febrian Febriansyah yang menjadi kapten dalam laga tersebut membuat tuan rumah tertekan. Puncaknya, akselerasi Ikrom Syafii di jantung pertahanan PPSM Magelang Sakti harus dihentikan dengan kasar di kotak penalti. Wasit pun tanpa ragu menunjuk titik putih atas pelanggaran itu.

Toure Morlaye yang didaulat sebagai algojo sukses menaklukkan penjaga gawang PPSM Magelang Sakti, Johan Charles. Gol itu menjadi gol kedua yang dicetak pemain asal Mali itu ke gawang Laskar Harimau Tidar. Gol pertama dilesakkan saat Persewangi menang 2-0 di kandang. “Gol penyeimbang itu membuatanak-anak kembali menemukan kepercayaan diri. Itu yang menjadi titik balik menekan tuan rumah,” ujar Bagong Iswahyudi, pelatih Persewangi. Sayang, skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persewangi yang mencoba mengendalikan permainan terus menekan. Heru Santoso pun dipasang untuk menambah daya gedor Persewangi. Namun, tuan rumah yang tampil sedikit bertahan membuat pemainPersewangi sedikit kerepotan  menembus pertahanan mereka. Tidak ada gol tambahan di 45 menit babak kedua. Kedua tim pun harus rela berbagi angka satu. Hasil itu untuk sementara tidak mengubah posisi kedua tim di daftar klasemen sementara grup lima.

Persewangi yang sudah memainkan delapan laga harus puas berada di posisi keempat dengan donasi sebelas poin. Sementara itu, bagi PPSM Magelang Sakti, hasil imbang itu memperpanjang catatan tidak menang mereka di pentas Divisi Utama. Mereka masih harus menjadi juru kunci sementara grup lima dengan raihan empat poin dari delapan kali bertanding. (radar)

Loading...