Kumpulan Berita Terkini Seputar Banyuwangi
English VersionBahasa Indonesia

Pria di Banyuwangi Dikeroyok Belasan Anak Punk Hingga Tewas

pria-di-banyuwangi-dikeroyok-belasan-anak-punk-hingga-tewas
Pria di Banyuwangi Dikeroyok Belasan Anak Punk Hingga Tewas

ngopibareng.id

Banyuwangi Kamis, 05 Februari 2026 21:32 WIB

Seorang pria di Banyuwangi, Yosep Bahtiar Irawan, 46 tahun, meninggal dunia setelah setelah dikeroyok belasan anak punk pada Rabu, 4 Februari 2026, malam. Warga Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, itu sempat dilarikan ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan. Namun nyawanya tidak tertolong. Belum diketahui penyebab aksi pengeroyokan tersebut. 

Aksi pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB. Informasi yang dihimpun, mulanya belasan anak punk tampak berada di depan sebuah hotel di Jalan Raya Situbondo, Banyuwangi. Selanjutnya, mereka dihalau oleh pihak keamanan hotel.

Tak berapa lama, tiga orang anak punk mengamen di sebelah rumah korban yang tak jauh dari hotel. Tiga anak punk tersebut juga sempat mengamen di rumah korban. 

Entah apa sebabnya, setelah ngamen di rumah korban, tiga anak punk itu diketahui berlari ke arah selatan di pinggir jalan raya tersebut. Diduga mereka menemui teman-temannya.

“Karena lari, mereka kemudian dikejar oleh kakak saya,” kata adik kandung korban, Tria Oktania, ditemui di rumah duka, Kamis, sore, 5 Februari 2026.

Melihat korban mengejar anak punk tersebut, istrinya, Marwana, 45 tahun, mengikutinya. Kurang dari 200 meter dari rumahnya, Marwana menemukan suaminya dalam keadaan tergeletak tak berdaya di tepi jalan. 

“Saat itu, anak-anak punk itu kabur dengan menumpang kendaraan yang lewat,” terangnya.

Baca Juga

Diduga korban dikeroyok belasan anak punk hingga tak berdaya. Selanjutnya, korban dilarikan ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan perawatan. Korban mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya utamanya di bagian kepala.

“Saat dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sudah tidak sadar, selisih satu jam setengah meninggal dunia,” terangnya dengan mata berkaca-kaca.

Nia menyebut, saat ini, kondisi kakak iparnya masih sangat terpukul dengan kepergian suaminya. Utamanya saat sedang sendiri. Nia berharap, para pelaku seluruhnya bisa tertangkap dan mendapatkan hukuman setimpal. 

Informasi yang berkembang, sejumlah pelaku pengeroyokan sudah berhasil ditangkap Kepolisian. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polresta Banyuwangi.

Like