Pria Stres Dianiaya hingga Tewas

0
145
RAMAI: Puluhan warga mendatangi rumah korban di Dusun Yosowinangun, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, sore kemarin

Sempat Diculik Tiga Orang Tak Dikenal


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GAMBIRAN – Nasib tragis menimpa Masduki, 50. Warga Dusun Yosowinangun, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran, itu ditemukan tak bernyawa di rumahnya pada pukul 15.00 kemarin. Kali pertama ditemukan, kondisi tubuhnya penuh luka. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Banyuwangi menyebutkan, sebelum tewas, korban diculik sejumlah orang tidak dikenal menggunakan mobil.

Celakanya, setiba di rumahnya kemarin, korban sudah tak bernyawa dengan tubuh berlumuran darah. Hingga kemarin sore, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, polisi mengevakuasi jasad korban ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, untuk diotopsi. Kapolsek Gambiran, AKP Ibnu Mas’ud mengatakan, korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya.

Lokasi penganiayaan di Dusun Trembelang, Desa/Kecamatan Cluring.’’TKP- nya ada di Cluring. Kapolsek menceritakan, selama ini korban tinggal sendirian di rumah tersebut. sebab, dia sudah lama bercerai dengan istrinya. Korban memang mengalami gangguan jiwa. “Korban stres dan sering mengamuk,” jelasnya.

Kapolsek Cluring, AKP Agung Setya Budi menjelaskan, korban dianiaya beberapa orang di tepi jalan Dusun Trembelang, Desa/Kecamatan Cluring. Puas menganiaya korban, beberapa pelaku membawa korban ke Dusun Yosowinangun, Desa Jajag. “Korban dipukuli sampai meninggal. Setelah itu, dibawa ke rumahnya menggunakan mobil pikap warna putih,” kata Agung.

Menurut Agung, korban dianiaya menggunakan pentungan. Akibatnya, korban yang dihajar tiga orang tersebut mengalami luka serius hingga akhirnya menemui ajal. ”Korban dipukul menggunakan potongan kayu,” jelasnya. Saat ini pihaknya sudah berhasil menangkap satu tersangka dari tiga tersangka pembunuhan tersebut. Dia adalah Lukman, 32, yang notabene tetangga korban. “Yang satu sudah kami tangkap, yang dua masih dalam pengejaran. Kami harap mereka menyerahkan diri,” paparnya. (radar)

Loading...