Puluhan Sopir Gelar Ritual Buang Sial di Laut

0
1567

Sopir-dan-kernet-truk-tronton-asal--Jawa-Barat-melempar-seluruh-baju-yang--dia-pakai-di-dekat-penyeberangan-LCM-kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SEHARUSNYA di dalam grup sopir dan kernet ini ada 27 orang. Namun, karena salah satu anggota, yakni Tia Agus Miharja alias Mang Tia,  50, ditemukan tewas Sabtu (5/3) kemarin, maka kerumunan grup sopir dan kernet dari Karawang itu  tinggal 26 orang.

Mang Tya, sapaan akrabnya, ditemukan sudah tidak bernyawa  mengapung di dalam kapal yang  tenggelam. ”Almarhum Mang Tya itu calon lurah di rumahnya, tapi belum  jadi sudah meninggal duluan,“  ucap Yayan Dariyana, 39, salah satu sopir truk asal Karawang itu.

Sebanyak 26 sopir dan kernet asal  Karawang, Jawa Barat, kemarin berkumpul di pinggir pantai di belakang Hotel Banyuwangi Beach, Desa Ketapang, Kalipuro. Kedatangan  mereka di pinggir pantai itu bukan tanpa sebab. Ternyata mereka  akan melakukan ritual buang sial  dengan cara membuang pakaian yang mereka pakai ke laut.

Sebelum melakukan ritual buang  sial kemarin, puluhan sopir dan kernet itu tampak serius memandangi lautan di depannya. Wajar saja, lokasi tenggelamnya KMP Rafelia II yang mereka tumpangi saat itu  tidak jauh dari pantai itu. Tetapi,  mereka tampaknya tidak mau mengingat-ingat lagi kejadian itu. Banyak di antara mereka yang  bercanda gurau saat berada di pinggir  pantai kemarin.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Jelang Natal, Bupati Banyuwangi: Pemda Ndherek Mangayubagyo